Gresik (beritajatim.com)- Puluhan penggemar, dan penghobi burung merpati balap di Jawa Timur mengikuti kejuaraan burung merpati yang digelar di Kabupaten Gresik. Kompetisi ini bagian dari upaya pelestarian burung merpati serta menjadi ajang silaturahmi bagi penghobi merpati.
Sebelum lomba ini digelar, para joki burung merpati memanggil burung yang berjenis kelamin jantan untuk bisa hinggap diatas burung merpati betina. Layaknya manusia yang mengikuti lomba. Para penggemar merpati balap ini menjajal lapangan baru. Yakni, di Embung Tirto Wates, Desa Pandanan, Kecamatan Duduksampeyan.
Lebih dari 60 burung merpati dari berbagai Jawa Timur seperti dari Bangkalan, Surabaya, Lamongan, dan juga Gresik mengikuti lomba ini. Mereka memperebutkan dua kategori. Diantaranya kelas galatama 500 meter, dan 800 meter.
Selain diikuti joki dari kalangan orang tua. Lomba ini juga diikuti anak-anak yang asyik memainkan tangannya saat memanggil burung merpati jantan.
Baca Juga: Sering Jadi Ajang Judi, Polisi Bubarkan Aksi Balap Merpati di Kraksaan Probolinggo
Salah satu peserta lomba Imron (46) asal Gresik yang pernah menjadi juara 1 menuturkan, burung merpati miliknya memang sering juara balapan.
“Tidak ada perawatan khusus untuk membuat burung merpati juara. Yang dibutuhkan cuma diberi jamu serta perawatan kandang yang bersih dan sering diikutkan lomba,” ujarnya, Senin (13/03/2023).
[berita-terkait number=”2″ tag=”gresik”]
Sementara itu, Suryadi Kepala Desa Pandanan yang juga ketua panitia menyatakan dirinya sengaja menggelar balap merpati ini. Selain melestarikan budaya juga mengenalkan balap merpati di desanya.
“Harapannya melalui balap merpati secara rutin akan mampu mendongkrak perekonomian warga desa,” pungkasnya. (dny/ted)






