Kulonprogo (beritajatim.com) – Kereta Api Argo Semeru dan juga Argo Wilis dengan mengalami anjlok di kawasan Sentolo Kulon Progo. Dua kereta dari arah berlawanan.
Kereta Argo Semeru yang anjlok ini merupakan KA tujuan Surabaya Stasiun Gubeng- Gambir Jakarta.
“Updated 13.55 WIB, KA yang anjlok adalah Eksekutif 1-7, sementara kereta kompartemen dan eksekutif 8-9 aman. Selang setelah kecelakaan Argo Semeru, Argo Wilis dari arah berlawanan melintas dan terdampak kecelakaan ini,” tulis akun medsos KAI Selasa (17/10/2023).
Hingga saat ini proses evaluasi masih terus berlangsung dan belum diketahui adanya korban jiwa maupun kerugian.
BACA JUGA:
Kereta Suite Class Compartment Gambir- Surabaya Gubeng Diminati Pelanggan
Menurut siaran pers PT KAI Persero pihaknya mengungkapkan bahwa jalur yang menjadi lokasi kereta anjlok itu belum dapat dilalui.
Atas kejadian anjloknya KAI ini dipastikan berdampak pada keterlambatan dari kereta lain yang bakal melewati jalur tersebut.
“Saat ini terjadi gangguan operasional di jalur hulu dan hilir, KM 520+4 petak jalan Sentolo – Wates di Kab. Kulon Progo, dampak anjlokan KA Argo Semeru rute Surabaya Gubeng – Gambir(KA 17). Jalur tersebut belum dapat dilalui perjalanan KA dan akan berdampak pada keterlambatan KA-KA lain yang melewati jalur tersebut,” tulis KAI dalam akun medsos resminya, @KAI121.
BACA JUGA:
Jakarta – Surabaya Naik Kereta Cepat Hanya 3,5 Jam
KAI mengungkapkan pihaknya masih melakukan evakuasi terhadap Kereta Api Argo Semeru tersebut.
Melansir akun medsos resmi TRCBPDDIY Tim Respon Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (TRC BPBD) DIY menyatakan bahwa kereta mengalami anjlok saat berpapasan dengan kereta lain dari arah berlawanan.
“Laporan kejadian siang ini sekira pukul 13.15 WIB Slasa Legi 17/10 KA Argo Semeru tujuan Jakarta anjlok di Sentolo/ dekat bekas stasiun kalimenur saat berpapasan dengan rangkaian KA lain (info sementara).PSC KP dan PMI KP sedang luncuran ke lokasi,” tulis TRC BPBD DIY. [aje/beq]






