Turin (beritajatim.com) – Dalam sepak bola, menghadapi tim mantan bukan hal aneh. Tetapi, bagaimana jika yang akan dihadapi adalah tim mantan paling istimewa? Sensasi itu yang akan dirasakan allenatore AC Milan Massimiliano Allegri dan gelandang Adrien Rabiot ketika melawan Juventus pada giornata keenam Serie A Senin dini hari (6/10/2025).
Bagi Allegri dan Rabiot, Juve adalah puncak dalam karier. Apalagi, laga bakal dimainkan di Allianz Stadium, Turin.
Untuk Allegri, dia bahkan dua kali melatih Juve (2014-2019 dan 2021-2024). Bersama Bianconeri, Allegri mempersembahkan 12 trofi. Termasuk dua kali runner-up Liga Champions musim 2014–2015 dan 2016–2017.
Rabiot setali tiga uang. Dia berkostum Juve pada 2019-2024. Gelandang asal Prancis itu mempersembahkan 4 trofi.
Memang, jumlah trofi bersama Juve masih kalah jauh dibanding ketika bersama Paris Saint-Germain pada 2012-2019 dengan 18 trofi. Tetapi, kala itu Rabiot bukan pilihan utama Les Parisiens.
“Laga ini istimewa bagiku. Nyaris 8 tahun aku di sana (Juve, Red). Secara pribadi, aku tidak butuh persiapan untuk laga ini karena dua klub sangat berarti dalam karierku,” ujar Allegri dilansir DAZN.
Ya melatih Rossoneri musim ini juga jadi kebersamaan kedua bagi Allegri. Pada periode pertama (2010-2014), dia mempersembahkan scudetto dan Supercoppa Italiana.
Misi Allegri merepetisi kesuksesan pada periode pertama sudah berada di jalan yang benar. Saat ini, ACM berstatus capolista dengan 12 poin.
Tetapi, itu bisa dirusak oleh Juve. Tim asuhan Igor Tudor itu ada di peringkat keempat dengan hanya defisit satu poin. Artinya, kemenangan bisa membawa Juve capolista. Dengan syarat, SSC Napoli dan AS Roma yang ada di posisi runner-up dan ketiga gagal menang pekan ini.
“Masih terlalu dini membicarakan itu (scudetto, Red). Aku hanya fokus agar tim ini bermain sebaik mungkin. Kemenangan adalah prioritas,” ucap Tudor dikutip beIN Sports. (dio)
Perkiraan pemain:
Juventus (3-4-2-1): 16-Di Gregorio; 4-Gatti, 3-Bremer, 6-Kelly; 15-Kalulu, 5-Locatelli (c), 19-Thuram, 27-Cambiaso; 7-Conceicao, 10-Yildiz; 9-Vlahovic
Pelatih: Igor Tudor
AC Milan (3-5-2): 16-Maignan (g) (c); 5-De Winter, 46-Gabbia, 31-Pavlovic; 56-Saelemaekers, 19-Fofana, 14-Modric, 12-Rabiot, 33-Bartesaghi; 11-Pulisic, 7-Gimenez
Pelatih: Massimiliano Allegri






