Malang (beritajatim.com) – Angka kemiskinan di Kabupaten Malang masih diangka 74.290 keluarga. Hal itu disampaikan langsung Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto ketika mendampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansah, Selasa (27/6/2023) menyerahkan bantuan sosial bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Kemiskinan Ekstrem.
“Kemiskinan di Kabupaten Malang mencapai angka 74.290. Tapi setelah dilakukan graduasi mulai tahun 2019 hingga tahun 2023 ini, hasilnya ada 61.994 keluarga miskin,” ungkap Didik Gatot Subroto.
Menurut Didik, Politisi PDIP itu menjelaskan, dari graduasi tersebut, artinya Pemkab Malang sangat serius berupaya mengentaskan kemiskinan semaksimal mungkin.
“Artinya ada signifikan perkembangan graduasi. Data jumlah masyarakat miskin kita konkritkan betul. Kita sinkronkan dengan data di daerah dan data di pusat. Jangan sampai datanya berbeda. Disinilah tugas utama kita,” terang Didik.
Mantan Ketua DPRD Kabupaten Malang itu bilang, langkah berikutnya adalah Pemkab Malang mengajak seluruh pihak terkait, untuk bersinergi mengentaskan angka kemiskinan. “Kita harap ada sinergi yang baik dengan DPRD dalam rangka percepatan pengentasan melalui dukungan anggaran. Termasuk dukungan dari pusat dan pemerintah Propinsi Jatim,” tutur Didik.
Didik menambahkan, teknis menurunkan angka kemiskinan nantinya juga mengoptimalkan proses percepatan dan pendampingan bagi keluarga miskin. “Kita kawal yang menjadi mandatori program pengentasan ini, kita lakukan pendampingan secara tepat bersama pemerintah Propinsi Jatim,” Didik mengakhiri. (yog/kun)
BACA JUGA:






