Kediri (beritajatim.com) – Gelaran Euro 2020 menjadi sumber ilmu pengetahuan tersendiri bagi Joko Susilo. Pelatih Persik Kediri ini mengaku, tidak hanya sekadar menonton pertandingan yang sudah usai beberapa waktu lalu, namun juga mengambil ilmu dari sana.
Pelatih yang karib dengan sapaan Gethuk ini mempelajari sejumlah tren taktik negara peserta Piala Eropa edisi ke-16 itu. Dia kemudian mentransformasikan kepada anak asuhnya. Baginya, banyak pelajaran taktik yang bisa diambil dari pagelaran Euro kemarin.
[berita-terkait number=”5″ tag=”persik-kediri”]
Meski tidak dapat ditiru persis, tetapi beberapa hal memiliki kesamaan dengan pola latihan yang sudah diterapkan di tim. “Saya ingin anak-anak ikut memahami. Makanya saya berikan penjelasan beberapa hal soal taktik negara peserta Euro,” katanya dilansir media resmi Persik Kediri.
Beberapa hal yang bisa dipelajari, menurutnya, adalah posisi pemain ketika tim dalam kondisi menyerang. Bagaimana posisi fullback, center back dan gelandang bertahan. Begitu pula posisi pemain saat tim lawan melakukan serangan.
Dia berharap, pemain dapat menerapkan ketika berada di lapangan. Sehingga mereka tidak kerap salah posisi. “Penempatan posisi di pertandingan sangat penting untuk memudahkan permainan,” tutup Gethuk. [nm/suf]






