Gresik (beritajatim.com) – Memasuki puasa hari kedua puluh di bulan Ramadan, ratusan paket lebaran didistribusikan ke delapan desa di sekitar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Java Integreted Industry Port and Estate atau dikenal nama dengan JIIPE.
Bantuan tersebut dinilai sangat berarti bagi warga. Mengingat di tengah pandemi covid-19, masih banyak masyarakat yang membutuhkan sembako untuk kebutuhan sehari-hari. Apalagi harga sembako mengalami kenaikan.
“Kami mengapresiasi adanya bantuan ini. Semoga ke depan JIIPE terus maju dan berkembang. Sehingga, bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Widoro Kepala Desa Tanjung, Kecamatan Bungah, Kamis (21/04/2022).
Hal senada juga dikemukakan M.Lufti Sekretaris Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar. Menurutnya, bantuan ini sangat istimewa bagi anak yatim yang ada di desanya. Sebab, ada kebagiaan tersendiri menjelang Hari Raya Idul Fitri 1443 H.
“Kami berharap ada program program lain yang dapat diterima oleh masyarakat sekitar ring satu seperti kami,” ungkapnya.
Direktur SDM & Umum PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS) selaku pengelolah JIIPE, Alex M. Simanjutak menuturkan, total ada 500 paket lebaran yang didistribusikan ke warga ring satu.
[berita-terkait number=”4″ tag=”jiipe”]
“Paket yang kami bagikan berisi berbagai kebutuhan pokok seperti beras, gula, tepung dan mie instan,” tuturnya.
Sementara Manager Comdev Mifti Harris menyatakan, selain sebagai pengelolah KEK, pihaknya terus bersinergi dengan masyarakat sekitar melakukan kegiatan bersama.
“Bantuan ini merupakan kesekian kalinya. Sebab, sebelumnya kami juga mengirim bantuan serupa kepada warga yang terkena musibah bencana alam erupsi gunung berapi,” pungkasnya. [dny/but]






