Jember (beritajatim.com) – Jenazah dua orang pemuda Kabupaten Lumajang yang tenggelam di Sungai Tanggul, Dusun Ponjen, Desa Kencong, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, Jawa Timur akhirnya ditemukan, Sabtu (4/3/2023) pagi.
Jenazah mereka ditemukan dalam kondisi mengapung sekitar pukul 06.15 oleh warga sekitar dan keluarga. “Mereka lalu menghubungi teman-teman potensi SAR dan dua jenazah tersebut dievakuasi, untuk kemudian dibawa ke Puskesmas Kencong,” kata David Handoko Seto, Ketua Bared dan anggota DPRD Jember.
Evakuasi tidak terlampau sulit. Ini berbeda dengan proses pencarian yang memakan waktu lama. “Pencarian terkendala air sungai yang keruh dan deras, dan mungkin saat itu jenazah korban tenggelam sehingga susah ditemukan,” kata David yang senantiasa hadir sebagai relawan saat terjadi bencana ini.
BACA JUGA:
Jatuh dari Jembatan Pocong Jember, 2 Pemuda Lumajang Hilang di Sungai
Dua anak muda yang meninggal tenggelam itu adalah Ahmad Wagiman (21), warga Dusun Bulaktal, Desa Yosowilangun Lor, Kecamatan Yosowilangun, dan Subhan (17), warga Dusun Jombang, Desa Yosowilangun Lor, Kecamatan Yosowilangun.
Mereka terjatuh dari Jembatan Pocong di Desa Kencong. Kamis (2/2/2023) pukul tiga sore. Saat itu, mereka bersama tiga anak muda lainnya sedang kongko-kongko di aras Jembatan Pocong. “Ketika asyik bergurau, tiba-tiba terjadi cekcok di antara mereka. Salah satu dari mereka lalu jatuh kesungai dan langsung hanyut terbawa derasnya arus Sungai Tanggul,” kata David Handoko Seto, Ketua Relawan Baret Jember, Jumat (3/2/2023).
Melihat Subhan terjatuh, Wagiman pun melompat untuk membantu. “Tapi anak tersebut juga langsung hilang terseret arus sungai,” kata David Handoko Seto, Ketua Bared dan anggota DPRD Jember [wir/suf]






