Jember (beritajatim.com) – Setelah remaja berusia 18 tahun hilang di sungai, kini giliran seorang remaja pria berusia 14 tahun di Kabnpaten Jember, Jawa Timur, ditemukan tewas tenggelam, Minggu (18/1/2026).
Remaja bernama Rama ini duduk di bangku kelas 2 sekolah menengah pertama dan berkebutuhan khusus autis. Dia keluar rumah pada pukul dua dini hari menuju sungai di dekat rumahnya di Desa Rowotamtu, Kecamatan Rambipuji.
“Korban sering berada dan bermain di sekitar lokasi tersebut,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jember Edi Budi Susilo.
Tak juga kembali ke rumah, warga dan anggota Desa Tanggap Bencana (Destana) mencari bocah tersebut. “Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di Sungai dam Ireng, Desa Gumelar, Kecamatan Balung,” kata Edi.
Sementara itu pencarian terhadap Iqbal Khoirul Anwar, remaja pria berusia.18 tahun, yang tenggelam di Sungai Tanggul, Desa Paseban, Kecamatan Kencong, Sabtu (17/1/2026), masih belum berhasil.
Iqbal adalah warga Dusun Krajan, Desa Mojomulyo, Kecamatan Kencong. Dia berburu biawak bersama 13 orang kawannya.
Sekitar pukul 11.30, pelor yang dimuntahkan oleh bedil mereka tepat mengenai seekor biawak yang jatuh ke sungai di sekitar Jembatan Merah Putih.
Tak ingin kehilangan buruan, Iqbal bersama tiga orang kawannya segera bergerak ke sungai. “Namun korban tenggelam dan terbawa arus sungai,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jember Edi Budi Susilo.
Tim Reaksi Cepat BPBD Jember, Badan SAR Nasional, Satuan Polisi Air dan Udara Polres Jember, SAR Rimba Laut, Siluman Rescue, Relawan Barat Daya. Relawan Bensromben, MDMC, Kokam, TNI, dan Polri bekerja sama mencari Iqbal. [wir]






