Surabaya (beritajatim.com) – Menjelang Hari Valentine yang jatuh pada 14 Februari 2026, aktivitas jual beli bunga di Pasar Bunga Kayoon, Surabaya, kian ramai. Sejak awal pekan, Senin (9/2/2026), para pedagang bunga di kawasan tersebut mulai diserbu pelanggan yang ingin memesan maupun membeli bunga untuk momen kasih sayang.
Lonjakan permintaan bunga menjelang Valentine sudah menjadi fenomena tahunan. Bunga, khususnya mawar, masih dianggap sebagai simbol utama untuk mengungkapkan rasa cinta dan kasih sayang.
“Kalau khusus Valentine, best seller-nya ya masih mawar,” ujar Ghofur (26), salah satu pedagang bunga di Pasar Kayoon.
Ia mengungkapkan, sejak sepekan terakhir tokonya telah menerima ratusan pesanan bunga yang sebagian besar akan diambil saat hari-H Valentine. Menurutnya, justru mendekati tanggal perayaan, pembeli semakin ramai berdatangan.
“Kalau sudah mepet seperti ini biasanya tambah ramai, banyak yang beli berbagai jenis bunga,” katanya.
Ghofur menjelaskan, rangkaian bunga yang paling diminati pelanggan adalah rangkaian satu tangkai. Pelanggan yang datang tidak hanya dari Surabaya, tetapi juga dari wilayah Surabaya Raya seperti Sidoarjo dan Gresik. Untuk jenis bunga, mawar merah, pink, dan putih menjadi pilihan utama, yang kerap dikombinasikan dengan bunga krisan atau jenis lainnya.
Pedagang bunga lain, Antonio (30), yang tokonya masih satu deret dengan milik Ghofur, juga mengakui tingginya minat pembeli terhadap bunga mawar saat Valentine. Menurutnya, tingginya permintaan turut berdampak pada kenaikan harga.
“Kalau Valentine biasanya permintaan meningkat dan harganya ikut naik. Harga satu tangkai bisa sampai Rp7 ribu, dari harga normal sekitar Rp3 ribu sampai Rp5 ribu,” ujar Anton.
Meski terjadi kenaikan harga, Antonio menilai minat pembeli tidak berkurang. Ia berharap momentum Valentine tahun ini membawa keberkahan lebih bagi para pedagang bunga.
“Semoga penjualan bunga lebih ramai dan meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya,” ucapnya.
Sebagai informasi, Pasar Bunga Kayoon Surabaya yang diisi puluhan toko bunga tersebut mulai beroperasi sejak pukul 07.00 WIB. Beberapa toko bahkan buka selama 24 jam, sementara sebagian lainnya tutup sekitar pukul 21.00 hingga 22.00 WIB. (rma/but)






