Gresik (beritajatim.com) – Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day), Polres Gresik terus meningkatkan kewaspadaan serta melakukan antisipasi agar tetap berjalan kondusif, dan tidak ada gangguan.
Kapolres AKBP Adhitya Panji Anom menuturkan, dirinya mengintruksikan jajarannya untuk lebih waspada terkait gangguan keamanan.
“Kita perlu meningkatkan komunikasi dan koordinasi dengan semua pihak terkait, seperti serikat buruh, pengusaha, dan instansi terkait lainnya. Hal ini untuk memastikan kelancaran dan kondusifitas saat May Day,” tuturnya, Senin (22/4/2024).
Masih terkait dengan itu, dirinya berharap agar masyarakat Gresik tetap menjaga situasi kamtibmas yang kondusif dengan tidak melakukan aksi-aksi yang dapat mengganggu ketertiban umum. “Saya mengajak seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta meneladani nilai-nilai positif yang diperoleh selama bulan puasa.
“Mari kita jadikan bulan puasa sebagai momentum untuk meningkatkan keimanan serta meneladani nilai-nilai positif seperti kesabaran, dan keikhlasan,” ujarnya
Sebelum melakukan pengamanan menjelang May Day. Polres Gresik juga mengklaim selama Operasi Ketupat Semeru 2024. Tidak ada gejolak gangguan keamanan. Semua ini berkat kerjasama dan sinergi yang solid.
“Alhamdulillah, Operasi Ketupat Semeru 2024 di wilayah hukum Polres Gresik berjalan dengan lancar dan kondusif. Hal ini tidak lepas dari kerjasama dan sinergi dari semua pihak yang terlibat.
Kami juga mengapresiasi masyarakat Gresik yang telah tertib dan mengikuti aturan selama Operasi Ketupat berlangsung,” pungkas Adhitya Panji Anom. [dny/kun]






