Surabaya (beritajatim.com) – PSIM Yogyakarta membuka peluang menurunkan bek anyar Jop van der Avert saat melawan Persik Kediri di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Jumat (13/2/2026) sore. Kehadiran pemain asal Belanda itu menjadi salah satu opsi strategis Laskar Mataram untuk memperkuat lini pertahanan.
Pelatih PSIM, Jean-Paul Van Gastel, memastikan kondisi fisik Jop dalam keadaan prima. Ia menyebut pemain barunya itu datang dengan modal kebugaran yang terjaga berkat intensitas latihan tinggi di klub sebelumnya.
“Kondisi fisik Jop cukup bagus karena di Belanda dia berlatih enam kali seminggu. Kami mendatangkannya sebagai bek tengah, meski dia bisa bermain di kiri juga,” ujar Van Gastel.
Menurut Van Gastel, Jop diproyeksikan sebagai bek tengah sesuai kebutuhan tim. Meski memiliki fleksibilitas bermain di sisi kiri pertahanan, potensi terbaiknya dinilai berada di jantung lini belakang.
Kehadirannya diharapkan mampu memberikan stabilitas dan tambahan kekuatan duel udara menghadapi agresivitas lini serang Persik.
Selain peluang debut Jop, PSIM juga mendapat kabar positif dari Deri Corfe yang telah pulih setelah absen dua pekan. Ia sudah kembali mengikuti sesi latihan penuh dan masuk dalam opsi skuad menghadapi Persik.
Sementara itu, Donny Warmerdam menunjukkan progres pemulihan yang baik meski belum akan menjalani debut dalam waktu dekat. Harlan Suardi juga dinilai dalam kondisi cukup baik, namun masih perlu peningkatan fisik untuk bermain penuh selama 90 menit.
Berbeda dengan rekan setimnya, Anton Fase masih menjalani perawatan tim medis akibat cedera pada jari kaki. Kepastian waktu kembalinya masih menunggu perkembangan kondisi.
“Anton masih ditangani tim medis. Dia masih merasakan sakit pada jari kakinya, jadi saya belum tahu kapan dia kembali,” kata Van Gastel. (faw/aje)






