Sumenep (beritajatim.com) – Sepekan menjelang Idul Adha, harga komoditas cabai di pasar tradisional Sumenep mulai merangkak naik. Harga cabai merah besar awal pekan ini mencapai Rp50 ribu per kg.
Padahal pekan lalu masih berkisar Rp44 ribu per kg. Sedangkan harga cabai rawit juga ikut melejit. Saat ini per kg Rp35 ribu. Naik Rp 7.000 dibanding pekan lalu.
“Naiknya harga cabai ini selain dipengaruhi stok, juga dipengaruhi permintaan konsumen. Pekan ini permintaan konsumen akan cabai mulai tinggi. Karena itu, harganya pun naik,” kata Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumenep, Idham Halil, Senin (10/6/2024).
Sebaliknya, harga bawang merah yang pekan-pekan kemarin sempat tinggi, awal pekan ini mulai melandai. Harga bawang merah saat ini Rp42 ribu per kg. Turun Rp6.000 dibanding pekan lalu. Sedangkan harga bawang putih stabil Rp36 ribu per kg.
“Sedangkan untuk harga-harga komoditas lain relatif stabil. Harga telur ayam ras tetap Rp 29.000 per kg, dan telur ayam kampung Rp48 ribu per kg,” terang Idham.
Untuk harga daging juga relatif stabil. Harga daging sapi tetap Rp120 ribu per kg, harga daging ayam kampung Rp90 ribu per kg, dan daging ayam broiler Rp38 ribu per kg.
“Sedangkan harga minyak goreng juga tidak mengalami perubahan. Minyak goreng curah tetap Rp17 ribu per kg. Minyakita Rp15 ribu per botol 1 liter, dan minyak goreng kemasan 2 liter Rp38 ribu. Harga gula pasir juga sudah stabil Rp17.500 per kg,” terang Idham.
Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan Sumenep secara rutin melakukan pemantauan harga sembako di Pasar Anom baru sebagai pasar induk, dan Pasar Bangkal sebagai pembanding. [tem/beq]






