Magetan (beritajatim.com)– Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Magetan mulai mengintensifkan pemeriksaan kesehatan hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha 2026. Petugas kesehatan hewan diterjunkan ke sejumlah titik penjualan dan pasar hewan untuk memastikan ternak yang beredar dalam kondisi sehat dan layak kurban.
Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Magetan, Nur Haryani mengatakan, tim medik dan paramedik kesehatan hewan telah disebar ke lapangan untuk melakukan pengawasan langsung terhadap sapi maupun kambing yang dijual masyarakat.
Menurutnya, pemeriksaan dilakukan di titik kumpul hewan kurban hingga pasar hewan guna memastikan stok ternak tersedia sekaligus memenuhi syarat kesehatan.
“Petugas kami dari bidang kesehatan hewan, baik medik maupun paramedik, sudah menyebar untuk pemeriksaan di titik kumpul maupun pasar hewan. Kami ingin memastikan stok tersedia dan ternak yang diedarkan benar-benar layak kurban,” ujarnya.
Disnakkan juga menerbitkan surat keterangan sehat bagi ternak yang dinyatakan lolos pemeriksaan. Langkah itu dilakukan untuk memberikan jaminan kepada masyarakat bahwa hewan kurban yang dibeli aman dan sehat.
Nur Haryani mengakui populasi sapi di Magetan saat ini mengalami penurunan cukup signifikan dibanding beberapa tahun sebelumnya. Saat ini jumlah sapi potong di Magetan diperkirakan tersisa sekitar 69 ribu ekor, sedangkan sapi perah tinggal sekitar 500 ekor.
Meski demikian, ia memastikan kebutuhan hewan kurban untuk masyarakat Magetan masih dapat terpenuhi.
“Kalau untuk mencukupi kebutuhan Magetan sendiri masih cukup,” katanya.
Ia menambahkan, harga sapi kurban tahun ini mengalami kenaikan. Kondisi tersebut dipengaruhi dampak pasca wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang sempat menyerang peternakan beberapa waktu lalu.
Selain itu, peternak juga kesulitan mendapatkan bakalan sapi sehingga berdampak pada kenaikan harga sapi potong di pasaran.
Sementara untuk kambing, kondisi pasar mulai berangsur membaik setelah sebelumnya sempat mengalami penurunan cukup tajam. Momentum Iduladha diperkirakan turut mendongkrak permintaan dan harga kambing di tingkat peternak. [fiq/but]






