Gresik (beritajatim.com)- Jelang duel Gresik United (GU) melawan Persewar Waropen di laga lanjutan kompetisi Liga 2, Jumat (11/10/2024) di Stadion Tuban Sport Center (TSC), suporter fanatik Ultras mengingatkan jajaran pelatih wajib memenangi pertandingan.
Bila seri atau kalah langkah skuad berjuluk laskar ‘Joko Samudro’ lolos dari grup C semakin berat. Sebelumnya, perwakilan suporter ultras mendatangi kantor Sekretariat Gresik United yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman kemarin malam.
Kedatangan suporter dengan warna khas jersey kuning itu tidak lain karena tim kesayangannya masih terpuruk di peringkat 5 grup C kompetisi liga 2. Perwakilan suporter Ultras dipimpin langsung oleh ketua umumnya Imam Junaidi Kusumo. Mereka diterima oleh manajemen Gresik United dan jajaran pelatih.
Ketua Umum Ultras Gresik Imam Junaidi Kusumo menuturkan, kedatangannya ke manajemen Gresik United selain bersilaturrahmi juga memberi masukan serta memotivasi terhadap skuad Gresik United yang masih terpuruk mengarungi kompetisi.
“Di laga besok Gresik United wajib hukumnya menang. Bila masuk dalam hitung-hitungan di sisa laga home harus menang dengan target mengincar peringkat kedua terbaik,” ujarnya, Kamis (10/10/2024).
Tuntutan suporter ultras yang ditujukan ke jajaran pelatih dan manajemen sangat realistis mengingat dari materi pemain sangat mumpuni bila dibanding materi pemain musim lalu.
“Dalam pertemuan kemarin malam dengan pelatih serta manajemen. Pelatih kepala Steefan Keltjes berjanji kalau hasilnya tidak maksimal yang bersangkutan akan mundur. Janji itu yang kami pegang,” ungkap Juned.
Terkait dengan itu, Pelatih Steefan Keltjes mengatakan, dirinya sudah mempersiapkan strategi untuk memenangi pertandingan melawan Persewar. “Target kami menang. Kami sudah mempelajari karakter tim asal Papua itu sama dengan Persipura mereka mengandalkan permainan cepat serta fisik pemain,” katanya.
Menghadapi Persewar, mantan asisten pelatih Bali United itu terus mengasah pemain depannya yang masih minim konstribusi mencetak gol. Untuk itu, dalam latihan terakhir kekurangan tersebut sudah diperbaiki. “Duel besok kami tidak membawa Djarko Masimovic, dan sudah ada penggantinya,” paparnya.
Sementara itu, pelatih Persewar Eduard Ivakdalam menyatakan timnya berusaha mencuri poin di kandang Gresik United seperti yang dilakukan Persipura. “Materi pemain Gresik United memang di atas Persewar. Tapi kami tidak silau dan bertekad memberi kejutan agar bisa mencuri poin,” pungkasnya. [dny/suf]






