Mojokerto (beritajatim.com) – Sebanyak 224 Calon Jamaah Haji (Calhaj) asal Kota Mojokerto mengikuti kegiatan manasik haji di Pendapa Sabha Kridatama Rumah Rakyat, Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto, Jumat (13/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian penting dari rangkaian pembinaan menjelang keberangkatan ke Tanah Suci pada musim haji 2026 ini.
Manasik tersebut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Heryana Dodik Murtono yang mewakili Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari. Dalam sambutan yang dibacakannya, Dodik menegaskan komitmen Pemkot Mojokerto untuk terus bersinergi dengan Kementerian Haji dan Umrah, tenaga kesehatan, serta seluruh panitia penyelenggara guna memastikan pelayanan terbaik bagi para jamaah.
“Perhatian pemerintah tidak hanya pada proses pemberangkatan, tetapi juga mencakup pembinaan, pemeriksaan kesehatan, hingga kepulangan jamaah ke tanah air. Kami ingin seluruh jamaah berangkat dengan aman, menjalankan ibadah dengan nyaman, dan kembali dalam keadaan sehat serta membawa keberkahan bagi keluarga dan masyarakat. Amin yra,” ungkapnya.
Ia juga berpesan agar para jamaah mengikuti seluruh rangkaian manasik dengan sungguh-sungguh, menjaga kesehatan sejak dini, serta memperkuat niat dan keikhlasan. Selain itu, jamaah diminta menjaga kekompakan dan saling membantu selama menjalankan ibadah.
“Manasik haji bukan hanya pembelajaran teknis pelaksanaan ibadah, tetapi juga penguatan kebersamaan, kedisiplinan, dan kesabaran sebagai bekal penting selama di Tanah Suci,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Mojokerto, Mohammad Hilmi Faqih menjelaskan bahwa rangkaian bimbingan telah dilaksanakan secara bertahap. Calhaj sebelumnya mengikuti bimbingan nasional pada 11 Februari 2026 secara daring, serta bimbingan tingkat kecamatan pada 10–12 Februari 2026.
“Untuk tingkat kota dilaksanakan pada 13–14 Februari 2026 di Pendapa Sabha Kridatama ini. Selanjutnya praktik bimbingan massal akan digelar pada 15 Februari 2026 di Masjid IPHI Kabupaten Mojokerto, Jalan Raya Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto. Dijadwalkan, jamaah haji Kota Mojokerto akan diberangkatkan pada gelombang kedua,” katanya.
Yakni Kloter 60 pada 6 Mei 2026 dan bergabung dengan jamaah dari Kabupaten Jombang. Pemkot Mojokerto berharap seluruh rangkaian pembinaan ini mampu menjadi bekal spiritual sekaligus kesiapan fisik dan mental bagi para jamaah dalam menunaikan ibadah haji—sebuah perjalanan suci yang istimewa, dengan waktu dan tempat yang telah ditentukan. [tin/but]






