Surabaya (beritajatim.com) – Ketua Relawan Jatim Beragam, Bobby Tanaya Gunawan menyebut debat calon presiden (capres) telah menampakkan wajah asli para kandidat. Dalam debat capres ini malah seakan menyingkap gimmick dan strategi pemasaran alias marketing politik yang selama ini menutupi substansi mereka.
“Saya kira debat itu menunjukkan kapasitas asli dari seorang calon pemimpin. Gimmick dan marketing politik yang ada selama ini terbongkar sudah,” kata Bobby saat dihubungi, Minggu (7/1/2024).
Bobby mengatakan debat capres telah menjadi ajang pembuktian bagi mereka yang matang baik secara emosional maupun substansi. Menurut dia, momen ini bukan sekadar pertarungan retorika, melainkan kesempatan emas untuk mendidik publik.
“Kita bisa menilai siapa yang paling matang secara emosional maupun secara substansial,” kata alumnus Ilmu Politik universitas Airlangga Surabaya ini.
Bobby sepakat pernyataan Ganjar dalam konferensi pers usai debat, bahwa debat harus menjadi alat edukatif yang memandu pemilih untuk membuat keputusan berdasarkan data dan fakta. Bukan hanya popularitas semata.
“Pilihan presiden kita harus lebih dari sekadar meme berjalan. Masyarakat berhak tahu apa yang sebenarnya ada di benak calon pemimpin mereka,” ujar Bobby.
Menurut Bobby, sedikit humor mungkin menghibur. Namun debat yang terlalu ringan hanya akan mengurangi martabat proses demokrasi.
“Kita ingin orang setelah debat tahu apa yang ada dipikiran calon pemimpinnya. Bukan debat kemudian dijadikan ajang lucu-lucuan saja. Lucu-lucuan boleh, tapi kalo keseringan ya kurang baik juga ini negara bukan panggung dagelan,” tegas Bobby.
Ganjar Layak Dinobatkan “Man of The Match”
Dalam debat tersebut, Bobby menilai penampilan Ganjar Pranowo layak dinobatkan sebagai ‘man of the match’. Tak hanya mampu mengendalikan emosi, Ganjar juga berhasil menyajikan data dan solusi konkret untuk permasalahan bangsa.
“Rasanya hari ini kita bisa bersepakat bahwa Pak Ganjar man of the matchya,” kata dia.
Menariknya, lanjut dia, bahkan Prabowo Subianto, Menteri Pertahanan yang berpengalaman, berulang kali menyetujui pernyataan Ganjar. Hal ini semakin memperkuat argumen bahwa Ganjar Pranowo layak dan mampu memimpin Indonesia ke depannya.
“Artinya Pak Ganjar ini pantas dan tuntas secara kapasitas untuk menjadi presiden,” pungkas dia.[asg/aje]






