Surabaya (beritajatim.com) – Sesosok jenazah perempuan paruh baya tanpa identitas ditemukan tergeletak di perlintasan rel sekitar Stasiun Wonokromo, Surabaya, pada Minggu dini hari (19/4/2026).
Peristiwa tragis ini dilaporkan terjadi sekitar pukul 01.54 WIB, di mana korban diduga meninggal dunia akibat tertemper kereta api saat sedang berjalan kaki melintasi jalur tersebut.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Surabaya, Linda Novanti, mengatakan bahwa jasad korban ditemukan tepat di samping rel kereta api KM 67.
Berdasarkan keterangan petugas keamanan KAI, saat insiden terjadi, terdapat kereta api tambahan pengangkut material perbaikan jalur yang melintas dari arah selatan menuju utara.
”Setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas di lokasi, kami tidak menemukan satu pun tanda identitas pada diri korban,” jelas Linda.
Saat ini, jenazah perempuan yang diperkirakan berusia sekitar 40 tahun tersebut telah dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Dr. Soetomo Surabaya.
Pihak BPBD mengimbau kepada warga yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut untuk segera melapor ke pihak berwenang atau langsung menuju rumah sakit.
“Jenazah telah dibawa ke kamar jenazah RSUD Dr Soetomo Surabaya. Untuk ciri-ciri koban yakni perempuan, berusia sekitar 40 tahun,” pungkasnya. (rma/aje)






