Probolinggo (beritajatim.com) – Kecelakaan beruntun yang terjadi di Jalan Raya Desa Malasan Wetan, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (18/4/2026) malam, menyisakan duka mendalam. Dalam satu insiden tragis, empat orang dilaporkan meninggal dunia—seluruhnya berada dalam satu kendaraan yang sama.
Mobil nahas tersebut merupakan sedan Toyota Limo bernopol AG-1644-EG. Kendaraan itu ringsek parah setelah dihantam truk trailer dari arah belakang dengan kekuatan besar.
Keempat korban meninggal dunia diketahui berasal dari satu rombongan asal Kabupaten Blitar, yakni: Sutrisno (60) pengemudi, T. Sri Budiyatni (60) penumpang, Devica Friskiara (29) penumpang, serta Giovano Malik Ibrahim (3), penumpang.
Mereka merupakan warga Dusun Pundensari, Desa Jeblog, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar. Seluruh korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka parah yang diderita setelah benturan keras.
Tragedi ini semakin memilukan karena satu kendaraan tersebut diduga membawa satu keluarga, yang harus kehilangan nyawa secara bersamaan di jalan raya.
Selain korban meninggal, satu orang lainnya mengalami luka-luka. Korban diketahui bernama Muhammad Iswanto (33), pengemudi pickup Daihatsu Granmax, warga Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember. Saat ini ia tengah menjalani perawatan intensif di RSUD Wonolangan, Dringu.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo, Ipda Aditya Wikrama, membenarkan bahwa seluruh korban meninggal berada dalam satu kendaraan saat kecelakaan terjadi. “Empat korban meninggal dunia merupakan pengemudi dan penumpang dari kendaraan sedan Toyota Limo,” ujarnya.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan. Dugaan sementara mengarah pada truk trailer yang mengalami gangguan pengereman sebelum akhirnya menabrak sejumlah kendaraan di depannya.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat betapa fatalnya kecelakaan lalu lintas, terlebih ketika melibatkan kendaraan besar dengan potensi kegagalan teknis di jalan raya. [rap/suf]






