Ngawi (beritajatim.com) – PT Jasa Marga (Persero) mencatat adanya kenaikan jumlah kendaraan yang masuk Jalan Tol Solo-Ngawi. Dalam kurun waktu 25 April 2022 hingga 29 April 2022, kendaraan yang melintas mencapai 80 ribu unit.
Direktur Utama PT Jasa Marga Solo-Ngawi dan PT Jasa Marga Ngawi-Kertosono, Arie Irianto, mengungkapkan diprediksi jumlah kendaraan yang melintas di Tol Solo-Ngawi mencapai 780 ribu unit sepanjang mudik Lebaran 2022. Sedangkan puncak arus mudik diperkirakan terjadi hari ini, Jumat (29/4/2022)
”Diperkirakan sebanyak 780 ribu kendaraan bakal masuk Tol Ngawi-Solo sepanjang momen mudik Lebaran,” ujar Arie usai kunjungan Forkopimda Jawa Timur di Pos Pelayanan Polres Ngawi di Rest Area KM 575A.
Sementara, sampai kini sudah ada 80 ribu kendaraan masuk Jawa Timur lewat jalur tol. Terkait contra flow maupun one way, Arie mengungkapkan kemungkinan tidak akan diberlakukan.
Dia beralasan kapasitas jalan yang terpakai untuk kendaraan saat ini baru 55 persen. Di samping itu, pemudik sudah terpecah sejak berada di Tol Semarang sehingga saat sampai Jawa Timur, arus kendaraan tidak terlalu padat seperti di Jawa Tengah.
Jasa Marga juga menyiagakan total 201 personel untuk mengantisipasi tingginya jumlah kendaraan serta kecelakaan. Rambu-rambu peringatan sudah dipersiapkan maksimal, khususnya rest area.
[berita-terkait number=”5″ tag=”arus-mudik-lebaran”]
”Kami berpesan pada para pemudik atau pengguna jalan yang lain agar tidak ngebut juga jangan sampai mengantuk. Seluruh rest area bisa digunakan agar istirahat bisa maksimal. Kami harap mudik dan balik tahun ini bisa aman dan nyaman,” katanya.
Forkopimda Jawa Timur terdiri dari Gubernur Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto, dan Pangkoarmada II Laksamana Muda TNI Iwan Isnurwanto didampingi Petugas PT Jasa Marga Solo Ngawi dan PT Jasa Marga Ngawi Kertosono mengecek langsung Pos Pelayanan Polres Ngawi di Rest Area Tol Solo Ngawi KM 575A, Jumat (29/4/2022). Forkopimda dan jajaran sempat mengecek pelayanan usai landing menggunakan helikopter di Yon Armed 12 Ngawi. (fiq/beq)






