Surabaya (beritajatim.com) – “Benar-benar memalukan bahwa Edou tak masuk dalam daftar (penerima Ballon d’Or)”. Kecaman ini dilontarkan oleh Sadio Mane, winger Liverpool ketika dimintai komentar mengenai daftar pemain yang masuk nominasi penerima Ballon d’Or, penghargaan bagi pemain terbaik dunia.
Menurut Mane, Edouard Mendy, penjaga gawang Chelsea dan Timnas Senegal, sangat layak untuk menerima penghargaan tersebut. Sebab, berkat penampilan apiknya, Chelsea mampu menjuarai Liga Champions 2021-2021. Terlebih lagi dimusim itu, Chelsea mengalami banyak masalah diberbagai lini.
Di satu sisi, sangat jarang sekali ada kiper yang berhasil mendapat penghargaan yang bergantung pada pemilihan suara ini. Mereka yang berhak memberikan suara untuk memilih siapa pemain terbaik yang layak menerima Ballon d’Or adalah jurnalis sepakbola dari seluruh dunia.
Dalam memberikan pilihan, para jurnalis diberikan tiga kriteria yakni penampiln pemain dan klub selama setahun. Hal ini lebih diasosiasikan pada penghargaan apa saja yang didapatkan pemain tersebut dan piala apa saja yang dimenangkan tim yang ia bela. Kedua, kualitas pemain dinilai dari bakat dan fair play. Ketiga, penampilan keseluruhan selama pemain itu berkarir.
Sistem fotting inilah yang dinilai menjadi salah satu sebab kiper sulit untuk mendaptkan Ballon d’Or. Bahkan, sampai saat ini, hanya ada satu kiper yang berhasil mendapatkan Ballon d’Or.
Yaitu, pada tahun 1963, ada sosok luar biasa berada di bawah mistar bernama Lev Yashin. Lev Yashin adalah seorang kiper dari Uni Soviet, yang hingga saat ini, namanya masih dianggap sebagai kiper terbaik sepanjang masa, karena hingga kini hanya ia satu-satunya kiper yang berhasil meraih penghargaan Ballon d’Or.
Meski citra buruk seorang kiper sudah berhasil diredam oleh Lev Yashin, pemain lini serang masih dianggap sebagai pahlawan. Mereka yang mencetak gol dan memberikan sebuah gelar untuk timnya masih terus didewakan. Jadi bila ada seorang kiper yang ingin memenangkan penghargaan Ballon D’or, maka harus ada masa dimana tidak ada seorang penyerang atau bahkan winger yang tampil paling menonjol.
Sebab dianggap sulit memenangi penghargaan Ballon d’Or, France Football telah menciptakan penghargaan yang khusus diberikan kepada seorang kiper bernama Yachine Trophy. Sudah jelas bahwa nama Yachine Trophy dinukil dari sosok kiper hebat yang berasal dari Uni Soviet.
Penghargaan itu dikhususkan pada penjaga gawang terbaik, yang telah dipilih oleh panel spesial Internasional. Panel itu sebenarnya juga ditugaskan untuk memilih pemenang penghargaan Ballon d’Or.
Pada edisi pertama Yachine Trophy diselenggarakan, ada kiper Liverpool, Alisson Becker, yang keluar sebagai pemenang. Alisson berhasil memenangkan penghargaan itu karena sukses membawa Liverpool menjuarai gelar Liga Champions Eropa juga mengantar timnas Brasil juara Copa America. Alisson juga berhasil menempati posisi tujuh pada daftar terbaik peraih penghargaan Ballon D’or 2019 lalu. [dan/tur]






