Malang (beritajatim.com) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Malang mencatat, selama bulan November 2022 ini terekam sebanyak 235 kejadian gempa bumi, 2 kali gempa bumi dirasakan di bulan ini.
“Catatan kami itu tiap bulannya sangat signifikan ya terjadinya Gempa bumi, untuk bulan November saja 235 gempa bumi tetapi yang dirasakan 2 kali, ” ungkap Kepala BMKG Stasiun Geofisika Malang, Ma’muri, Senin (28/11/2022).
Ma’muri menyebut rekaman catatan terjadinya gempa bumi itu mulai terjadinya gempa bumi di Yogyakarta hingga Banyuwangi. Namun yang dirasakan di Malang hanya 2 kali kejadian.
Sementara itu, Fungsional Ahli Geofisika, BMKG Stasiun Geofisika Malang, Umi Eka Sabrina menambahkan untuk gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Malang selama tahun 2022 terdapat 154 kali kejadian, sejak bulan Januari hingga pertengahan November 2022.
[berita-terkait number=”4″ tag=”gempa-bumi”]
“Diguncang 154 kejadian magnitudo terkecil 1,0 dan magnitudo terbesar 5,7,” urainya.
“Dari 154 kejadian gempa bumi yang terekam itu, 7 kali gempa bumi dirasakan di Malang,” pungkas Sabrina. [yog/but]






