Magetan (beritajatim.com) – Jalur pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu di Desa Ngancar, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, kembali dibuka per Sabtu (3/2/2024). Pembukaan jalur pendakian berdasarkan hasil mitigasi, surat rekomendasi BPBD Magetan, dan hasil koordinasi dengan Forkopimca Plaosan terkait kondisi cuaca.
“Cuaca sudah cukup bersahabat jadi pertimbangannya yakni jalur pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu kembali dibuka,” kata Asisten Perhutani BKPH Lawu Ds Windu Prasitama.
Pembukaan itu tertuang dalam surat yang dilayangkan oleh Perhutani bernomor 002/002.5/LS/LWU/Divre Jatim. Pmebukaan berdasarkan BAP Hasil Mitigasi Jalur Pendakian Cemorosewu Pasca Cuaca Ekstrem Nomor: 001/042.3/BAP/LS/LWU/2024 Tanggal 1 Pebruari 2024, Surat rekomendasi BPBD perihal Pembukaan Jalur Pendakian Cemorosewu Nomor: 300.2/036/403.204/2024 Tanggal 2 Pebruari 2024, dan Hasil koordinasi Forkopimca Kec. Plaosan, Relawan PGL, dan LMDH Hargo Lawu.
“Jalur Pendakian Cemorosewu dibuka kembali mulal tanggal 3 Februari 2023 pukul 07.00. Pendakian Jalur Cemorosewu dibuka 24 Jam. Pendaki tidak diperbolehkan melakukan solo hiking dan wajib memastikan kondisi fisik yang sehat dan tidak memaksakan diri,” terang Windu.
Selain itu, Windu mengingatkan, pendaki wajib membawa peralatan dan perbekalan yang cukup selama pendakian. Juga harus waspada dan berhati-hati terhadap angin kencang, longsor, dan pohon tumbang.
“Kami harap mereka mematuhi aturan-aturan yang berlaku,” pungkas Windu.
Sebelumnya, jalur pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu sempat ditutup pada 18 Januari 2024 karena cuaca ekstrem di sepanjang jalur pendakian sampai ke puncak. [fiq/beq]






