Magetan (beritajatim.com) – Jalur pendakian Gunung Lawu Di Cemorosewu Masuk Desa Ngancar Kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan Jawa Timur dibuka kembali. Dampak para pendaki mulai berdatangan di jalur pendakian tersebut. Rata-rata mereka yang datang dari luar daerah seperti Surabaya Bojonegoro Ngawi Madiun dan Yogya.
‘’Dapat informasi dari temen dan medsos resmi Paguyuban Giri Lawu. Kami langsung mendaki. Syaratnya sudah vaksin, dan install aplikasi Peduli Lindungi. Harus scan dulu,’’ kata salah seorang pendaki Mei Dian Nurul Setiawan.

Kuota pendaki dibatasi maksimal 25 persen. Pembukaan kembali jalur tersebut berdasarkan Intruksi Mendagri nomer 57/2021 tentang PPKM Level 3 Level 2 Dan Level 1 Covid-19 di Wilayah Jawa Dan Bali. Kabupaten magetan saat ini berada di level dua . Sehingga seluruh lokasi wisata bisa dibuka termasuk jalur pendakian Gunung Lawu via Cemorosewu. Syaratnya diantaranya para pendaki wajib instal aplikasi Peduli Lindungi.
‘’Berdasarkan surat dari Dinas Pariwisata Magetan, wisata sudah boleh buka. Hanya saja harus tetap mematuhi protokol kesehatan termasuk aplikasi Peduli Lindungi. Dibuka mulai hari ini, diatas hujan mulai ada diimbau selalu waspada jika cuca buruk segera turun, suhu diatas sepuluh sampai lima derajat celsius,’’ kata Puguh Yudhi Asisten Perhutani BKPH Lawu Selatan.
[berita-terkait number=”4″ tag=”magetan”]
Pendaki diimbau untuk selalu waspada karena di puncak Gunung Lawu saat ini sering terjadi hujan. Suhu puncak Gunung Lawu bisa tembus lima derajat celsius saat malam hari. Jika cuaca buruk pendaki diminta untuk segera turun. [fiq/but]






