Mojokerto (beritajatim.com) – Sepekan jelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, situasi arus mudik sudah mulai terlihat di Jalur By Pass, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Senin (25/3/2025). Arus mudik di jalur nasional tersebut sudah mengalami peningkatan yang didominasi kendaraan roda dua dan pribadi.
KBO Satlantas Polres Mojokerto Kota, Iptu Lukman Basoni mengatakan, sejak Senin sore arus lalu-lintas di Jalur By Pass Kota Mojokerto sudah mulai terjadi peningkatan. “Peningkatan arus lalu-lintas terjadi sejak Senin sore didominasi kendaraan roda dua dan pribadi,” ungkapnya, Selasa (26/3/2025).
Masih kata KBO, peningkatan volume kendaraan dari arah Surabaya ke Jombang terpantau ada peningkatan. Peningkatan volume kendaraan tersebut diprediksi terjadi lantaran sudah mulai arus mudik Lebaran 2025. Pihaknya menghimbau kepada para pemudik untuk berhati-hati saat melintas di Jalur By Pass Kota Mojokerto.
“Karena di sekitar rest area Kelurahan Gunung Gedangan ada perlintasan Kereta Api, di jalur ini ada penyempitan jalan sehingga bagi pemudik dihimbau untuk hati-hati. Jaga jarak, tertib berlalu-lintas dan tetap patuhi rambu-rambu lalu-lintas, untuk puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 29 Maret,” katanya.
Menyusul dimulainya libur Lebaran bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan karyawan pabrik. Sekedar diketahui, Operasi Ketupat Semeru 2025 sendiri berlangsung selama 17 hari. Terhitung mulai tanggal 23 Maret sampai dengan 8 April 2025 mendatang.
Dalam Operasi Ketupat Semeru 2025, Polres Mojokerto Kota mendirikan tiga pos pengamanan dan pelayanan. Tiga pos pengamanan dan pelayan ditempatkan di titik-titik strategis, termasuk jalur utama mudik, terminal, serta pusat keramaian. [tin/aje]






