Gresik (beritajatim.com)- Jalan Raya Cerme Gresik kembali menelan korban. Kali ini dialami Rusmiati (51) warga asal Desa Kesamben Kulon, Kecamatan Wringinanom, Gresik. Korban Rusmiati meninggal dunia usai motor yang dikendarai suaminya terjatuh setelah berbenturan dengan kendaraan dump truk L 9322 UO.
Kecelakaan yang menyebabkan nyawa melayang ini bermula kendaraan truk yang dikemudikan Ahmad Maftukin (36) asal Desa Kedungjambangan, Kecamatan Bangilan, Tuban, berjalan dari arah timur ke barat.
Saat melintas di Jalan Raya Cerme Gresik. Ada pengendara motor Honda Scoopy W 3836 BO suami istri berboncengan. Naasnya, Rusmiati yang dibonceng suaminya Budi Slamet, terjatuh lalu tertabrak truk karena mengambil haluan terlalu ke kanan.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Gresik, Ipda Achmad Andri Aswoko menuturkan, kronologi kecelakaan lalu lintas tersebut karena kendaraan dump truk terlalu mengambil haluan ke kanan sehingga berbenturan dengan pengendara motor. “Pengemudi kendaraan dump truk mendahului dari sisi kanan. Bersamaan dengan itu, muncul pengendara motor,” tuturnya, Kamis (24/10/2024).
Ia menambahkan, saat mendahului, pengemudi dump truk tidak memperhatikan arah depan sehingga terjadi kecelakaan. “Korban yang dibonceng terbentur badan truk dan terjadilah kecelakaan lalu lintas,” imbuhnya.
Lebih lanjut Aswoko mengungkapkan akibat dari kecelakaan tersebut, pengendara sepeda motor Honda Scoopy itu mengalami luka ringan. Sedangkan yang diboncengnya yaitu Rusmiati meninggal dunia.
“Keduanya sempat dibawa ke RSUD Ibnu Sina Kabupaten Gresik untuk dimintakan VER luka dan jenazah. Sedangkan kendaraan yang terlibat kecalakaan tersebut diamankan oleh anggota yang bertugas untuk dimintai keterangan,” pungkasnya. [dny/kun]






