Magetan (beritajatim.com) – Mario Suryo Aji (20) pembalap Moto2 asal Kelurahan Selosari Kecamatan/Kabupaten Magetan menjajal langsung Sirkuit Magetan di Kelurahan/Kecamatan Parang Magetan, Minggu (05/01/2025). Tak sendiri, ada pula Adenanta Putra, pembalap Honda Asia yang juga turut mencoba aspal di Sirkuit yang lintasannya sudah selesai dibangun itu.
Menurut Mario, Sirkuit Magetan bisa dikembangkan agar bisa lebih proper atau layak digunakan untuk balapan. Utamanya dari segi safety. Menurutnya, runoff atau jalur pengaman lintasan masih belum ada sehingga dia belum bisa menilai lebih mendalam.
“Jadi saya yakin nanti kedepannya akan dikembangkan lebih proper lagi ya, saya belum bisa menilai terlalu jauh. Jadi kita tunggu progres selanjutnya. Karena ini hampir setiap runoff dekat dengan tebing,” kata Mario.
“Runoff itu area yang banyak pasir dan kerikil untuk pengaman ketika motor slip,” lanjutnya.
Kendati demikian, menurut Mario, untuk layout dan kualitas aspal sudah cukup bagus. Kemudian, untuk menjajal, dia masih pelan.
“Layout sirkuit ini cukup teknis di semua corner atau tikungannya. Cukup bagus dan bermanfaat untuk latihan. Kami harap runoff-nya bisa nanti maksimal dan safety,” katanya.
Disinggung soal usulan nama sirkuit, Mario mengatakan jika dirinya belum ada usulan khusus. “Ya nanti kita lihat ya,” kata pemuda alumni SMAN 1 Magetan itu.
Terpisah, Adenanta Putra mengaku terharu jika kabupaten tempatnya tinggal memiliki sirkuit. “Harapannya sedikit demi sedikit bisa dikembangkan. Supaya bisa berstandar internasional. Kemudian, juga bisa layak untuk event kejuaraan daerah maupun kejuaraan nasional,” kata Adenanta.
Tak hanya dua pembalap event internasional ini, ada pula pembalap lain yang diundang untuk meninjau kelayakan Sirkuit Magetan. Rencananya, Pemkab Magetan bakal menyempurnakan sirkuit tersebut agar aman untuk pembalap. [fiq/aje]






