Malang (beritajatim.com) – Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Islam Negeri (UIN) Maliki Malang mengadakan kegiatan evaluasi audit mutu internal Siklus XVI di Hotel Rayz Malang. Kegiatan ini dimulai pada Senin hingga Rabu (07-09/8/2023) dengan diikuti 48 Auditor.
Wakil Rektor bidang akademik yang saat ini menjabat sebagai pelaksana harian Rektor, Umi Sumbulah menyampaikan apresiasinya kepada tim LPM dan tim auditor yang bekerja keras selama pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI). Menurutnya, pelaksanaan AMI berperan penting dalam menjaga mutu di perguruan tinggi.
“Temuan-temuan AMI akan membantu pimpinan dalam memperbaiki tata kelola universitas. Peran bapak/ibu luar biasa untuk menjamin semua proses sudah berjalan atau belum. Dari temuan AMI nanti akan dievaluasi, lalu apa rekomendasinya untuk dilaksanakan continuous improvementnya,” ujar Umi Sumbulah.
Baca Juga: Dibangun 2 Tahun Lalu, Pasar Besar Ngawi Bakal Dioptimalisasi
Nantinya Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) akan membahas temuan-temuan auditor, hal apa yang dapat ditindaklanjuti baik di program studi, fakultas, maupun universitas. “Sebaiknya RTM nanti dilaksanakan sebelum masuk perkuliahan sehingga bisa dijadikan bahan perbaikan,” harapnya.
Setelah sesi pembukaan di hari pertama, LPM mengajak auditor untuk membahas hasil survei kepuasan pelaksanaan AMI oleh audit. Kemudian dibahas tentang rencana tindak lanjut atas hasil tersebut.

LPM UIN Malang, Helmi Syaifuddin memaparkan secara garis besar pelaksanaan AMI Tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. AMI tahun XVI 2023 melibatkan observer dari berbagai perguruan tinggi.
“Tahun ini kita sudah mengundang observer dari 16 PT untuk membersamai kita melihat AMI di UIN Malang. Mereka puas dengan kinerja kita atau pelaksanaan AMI di kampus kita. Kedepan kita akan mengundang observer juga dalam pelaksanaan RTM, yang salah satu bahannya adalah hasil AMI,” terang Helmi.
Baca Juga: Warga Tuban Beri Apresiasi Dihapusnya Lintasan Angka 8 di Ujian Praktik SIM
Beberapa waktu lalu, pihaknya pernah kedatangan observer dari IAIN Manado. Pelibatan observer bukan hal baru dalam pelaksanaan AMI di UIN Malang.
“Pelaksanaan AMI tahun ini melibatkan 48 auditor lama dan baru. Kita pernah mencoba memberikan kesempatan auditor lama untuk terlibat meskipun beberapa dari mereka ada yang bertugas dan menjabat. Total ada 98 orang. Insyaallah tahun depan akan kita tambah lagi sampai dengan 1 prodi ada 5 auditor. Kita berharap auditor bisa menjadi mitra strategis menjaga mutu internal,” ujarnya mengakhiri. (dan/ian)






