Surabaya (beritajatim.com) – Jalan Mayjend Sungkono Surabaya dari arah pusat kota menuju PTC berdebu parah akibat perbaikan jalan aspal dan membahayakan pengendara pada Sabtu 18 Oktober 2024.
Berdasarkan pantauan beritajatim.com di lokasi sejumlah pengendara sepeda motor kesulitan menjangkau jarak pandang. Mereka menutup penglihatan dan pernafasannya akibat tidak kuasa terkena debu pasir, yang menguap terbang.
Tidak hanya mengganggu pengendara yang melintas, debu debu juga mengotori sejumlah bangunan sekitar, trotoar, hingga tumbuhan di jalur hijau.
“Sudah parah seperti ini semenjak ada perbaikan (jalan). Bukan hanya menyusahkan mereka pengendara, namun juga kami pelaku usaha,” ujar Deni seorang pelaku usaha yang sedang renovasi bangunan.
Sementara, Kepala Bidang Drainase Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Windo Gusman Prasetyo mengungkapkan, banyaknya debu diakibatkan oleh tahap perbaikan overlay atau peninggian jalan.
Kata Windo, Jalan Mayjend Sungkono memasuki tahap penghamparan Cement-Treated Base (CTB) yang menggunakan campuran antara tanah asli dan atau agregat dengan sejumlah semen portland dan air.
“Itu memang ada jadwalnya, jadi kalau yang di Mayjend Sungkono pakai CTB, CTB itu untuk penghamparannya kita pakai selama tiga hari untuk pemadatan,” kata Windo.
Windo juga menambahkan bahwa selama proses penghamparan overlay tersebut, pihak kontraktor sudah melakukan pembasahan. Untuk mengurai debu dan juga membantu proses pemadatan selama 4 jam sekali.
“Jadi kalau kita menghampar itu kontraktor punya kewajiban curing untuk pembasahan sekaligus juga berfungsi membantu pemadatan. Dilakukan setiap 4 jam,” jelas Windo.
Sedangkan untuk target selesai perbaikan di Jalan Mayjend Sungkono tersebut, Windo bilang akan ditarget selesai pada awal bulan November 2024. Dengan oanjang perbaikan overlay hingga di depan Ciputra World.
“Di Jalan Mayjend Sungkono ini sudah mulai kerja di sisi Selatan, kita lakukan bertahap sampai nanti di depannya Ciwo, awal bulan (November) sudah selesai,” tutup dia. [ram/ian]






