Sumenep (beritajatim.com) – Sijid Maulana Hidayat, warga Desa Daramista, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Madura, geram karena sejumlah sembako yang akan digunakannya untuk acara selamatan, raib digondol maling.
Bahkan tidak hanya sembako. Tabung gas elpiji, dan televisi miliknya pun ikut lenyap dibawa kabur pencuri. Karena jengkel, Sijid pun berinisiatif memasang spanduk bertuliskan ‘Selamat Datang di Desa Maling’.
Menggapi itu, Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S meminta agar masyarakat tidak terprovokasi isu-isu yang tidak benar, termasuk menanggapi secara berlebihan pemasangan banner yang dianggap provokatif itu.
Ia mengungkapkan, kasus ini sepenuhnya sudah ditangani pihak Kepolisian. Karena itu, masyarakat diminta tetap tenang. “Pemasangan spanduk itu tidak dibenarkan, karena berpotensi menimbulkan stigma negatif dan keresahan di masyarakat,” ujarnya.
Widiarti mengungkapkan, tak lama setelah kejdian pencurian itu, unit Reskrim Polsek Lenteng mengamankan tiga orang terduga pelaku beserta barang bukti hasil curiannya. “Ini berkat laporan masyarakat dan hasil penyelidikan. Ketiga pelaku pencurian dengan pemberatan itu bisa diamankan sehari setelah kejadian,” ungkapnya.
Tiga tersangka berikut barang buktinya saat ini telah diamankan di Mapolsek Lenteng untuk proses hukum lebih lanjut.
“Sekarang kondisi di Kecamatan Lenteng tetap aman dan terkendali. Kami mengimbau masyarakat untuk ikut menjaga kondusifitas lingkungan serta memperkuat sinergi dengan aparat keamanan demi terciptanya situasi kamtibmas yang tertib, aman dan damai,” pungkas Widiarti. (tem/kun)






