Surabaya (beritajatim.com) – ITS Surabaya memperluas kerja sama di bidang kemaritiman dan industri bersama Mokpo National University (MNU) Korea Selatan.
Kepala Subdirektorat Kerjasama Akademik Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Nur Syahroni menyebut kerjasama ITS dan MNU sudah terjalin sejak 2017. Namun, saat itu hanya pada bidang kemaritiman saja.
Saat ini, lanjut dia, sejumlah departemen di ITS yang berfokus di bidang industri, elektronika, dan teknologi informasi, mencari peluang untuk mengusung double degree maupun joint degree dengan MNU.
“Kebetulan Departemen Teknik Mesin, Departemen Teknik Informatika, Departemen Teknik Elektro, dan Departemen Teknik Komputer juga ingin memperluas kesempatan untuk para mahasiswanya untuk bisa bekerja di Korea,” ujar Syahroni, Senin (20/3/2023).
[berita-terkait number=”5″ tag=”ITS”]
Menurutnya, MNU adalah kunci utama dalam mengembangkan internasionalisasi melalui bidang kemaritiman, industri, teknologi informasi, dan elektronika. “Harapannya ITS dan MNU bisa terus berkolaborasi dan memperluas bidang kerja sama memperkuat dan meningkatkan kualitas pendidikan di ITS maupun MNU,” ujarnya.
Sementara itu, Rektor MNU, Prof Ha-Cheol Song menyambut baik kerja sama dengan ITS tersebut. Sebab, Departemen Teknik Perkapalan ITS dinilai menjadi departemen terbaik dan sangat tersohor di Indonesia. “MNU merupakan universitas yang sangat unggul di Mokpo, sementara Teknik Perkapalan ITS adalah yang terbaik di Indonesia,” jelasnya.
Sedangkan Rektor ITS, Prof Mochamad Ashari mengaku senang bisa meningkatkan kerja sama dengan MNU. Apalagi, kerja sama kali ini tidak hanya di bidang kemaritiman. “Hal ini selaras dengan sasaran ITS, meningkatkan program double degree dan joint degree di bidang lain,” ungkapnya. [ipl/kun]






