Surabaya (beritajatim.com) – Tim mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berhasil meraih medali emas pada Thailand Inventor Days 2025, sebuah konferensi yang digelar di Bangkok International Intellectual Property, Invention, Innovation, and Technology Exposition pada 6 Februari 2025.
Mereka menciptakan Saliva-based Wellness and Efficient Enzymatic Test for Glucose Monitoring (SWEET), alat deteksi glukosa non-invasif yang menggunakan air liur.
Ketua tim, Tazkiya Umama (Kiya), menjelaskan bahwa SWEET dikembangkan sebagai alternatif dari metode deteksi glukosa melalui darah yang dinilai invasif, lambat, dan membutuhkan keterampilan tinggi. “Di antaranya invasif, lambat, dan membutuhkan keterampilan yang tinggi,” ujar Kiya, Kamis (6/3/2025).
SWEET bekerja melalui dua proses: deteksi reaksi dan validasi aplikasi. Kertas biosensor yang dilapisi parafin hidrofobik, kitosan, nanopartikel emas, hidrogen peroksida, dan larutan kromofor, akan bereaksi dengan air liur, menyebabkan perubahan warna.
“Beberapa zona dilapisi dengan kitosan, nanopartikel emas, hidrogen peroksida, dan larutan kromofor,” jelas Kiya.
Perubahan warna kemudian dipindai menggunakan aplikasi SWEET untuk menentukan kadar glukosa. “Kertas sensor dipindai menggunakan kamera gawai untuk mendeteksi tingkat glukosanya,” terangnya.
Proses deteksi ini berlangsung cepat, hanya membutuhkan waktu tiga hingga lima menit. Aplikasi juga memberikan rekomendasi berdasarkan hasil deteksi. “Sebagai contoh, untuk glukosa tingkat tinggi disarankan untuk tetap terhidrasi dan berolahraga serta merujuk ke dokter jika tingkat glukosa tidak menurun,” tambah Kiya.
Selain medali emas, tim juga mendapatkan sertifikat hak cipta untuk inovasi tersebut. Pencapaian ini diharapkan dapat berkontribusi pada Sustainable Development Goals (SDGs) 3 tentang kehidupan sehat dan sejahtera, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini diabetes.
“Harapannya, SWEET dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat mengenai penyakit diabetes melalui deteksi dini,” ungkap Kiya. [ipl/but]






