Trenggalek (beritajatim.com) – Istri Bupati Trenggalek Novita Hardini menghadiri acara Womenpreneur Indonesia Network (WIN) di Denpasar Bali. Event ini untuk pemberdayaan dan penguatan jaringan kewirausahaan perempuan di tanah air, dengan tujuan mendukung sustainable development goals (SDG’s), selaras serta berjejaring aktif dengan lembaga internasional sebagai bagian dari komunitas global.
WIN sendiri merupakan besutan dari ICSB, Kementerian PPPA, BKKBN dan IHC. Acara dihadiri langsung oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan serta Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia.
Dalam ajang itu, Novita Hardini dikukuhkan sebagai Director of Media and Public Relation Womenpreneur Indonesia Network.
“WIN sadar sebagai seorang perempuan pengusaha, sangat penting untuk dipahami bahwa tidak hanya mencapai pertumbuhan bisnis yang sehat secara berkesinambungan dan optimal, tetapi juga sehat jasmani dan rohani,” tutur Novita yang juga inisiator Sepeda Keren yang juga founder UPRINTIS Indonesia itu.
“Pendekatan holistik ini harus dididik dan disosialisasikan secara intensif, sehingga womenpreneur Indonesia siap bertransformasi menjadi perempuan pengusaha Indonesia yang handal,” tambah Novita.
[berita-terkait number=”4″ tag=”trenggalek”]
WIN mendukung pencapaian kesetaraan gender dan memberdayakan semua perempuan sebagaimana poin ke-5 SDG’s. Yaitu, memberikan akses yang sama di bidang pendidikan, pelayanan kesehatan, pekerjaan yang layak maupun keterwakilan dalam proses pengambilan keputusan politik dan ekonomi.
WIN juga berupaya menguatkan leadership dan entrepeneurship perempuan Indonesia, termasuk dalam penerapan good corporate governance, kemampuan manajemen usaha, penggunaan digital dalam usaha, serta pengelolaan keuangan.
Sementara itu Diah Yusuf sebagai chairwoman dinilai telah melakukan gebrakan baik dalam menyatukan sumber daya manusia yang dirasa memiliki energi yang sama dalam pemberdayaan perempuan Indonesia. WIN memiliki sumber daya strategis yang telah diberi mandat untuk melaksanakan program kerja di tahun 2022 guna pencapaian SDG’s. [nm/but]








