Malang (beritajatim.com) – Island Vibes album kolaborasi antara sejumlah musisi reggae terbaik di Indonesia mengadakan tour di 10 kota. Tour ini berlangsung dari dari 3 Juli hingga 3 Agustus 2024, kota Malang menjadi salah satu tempat digelarnya Island Vibes Reggae Party pada 24 Juli 2024 di Stadion Kanjuruhan kabupaten Malang.
EQ Puradiredja, produser Island Vibes dalam keterangannya menyebut bahwa acara ini bermula dari bantu teman, berkembang menjadi gerakan. Island Vibes adalah album kolaborasi antara sejumlah musisi reggae terbaik di Indonesia seperti Coconuttreez (yang memakai nama CTTZ untuk proyek ini), S28 Family, Ru hard D Gilis, Conrad Good Vibration, dan banyak lagi.
“Takkan Abis (Fast Indias), single pertama dari album ini, sudah tersedia di platform-platform musik digital sejak 28 Juni 2024. Akan segera menyusul album Island Vibes akan dijual dalam format CD, piringan hitam dan film dokumenter mengenai pembuatan album, tayang di bioskop CGV Mataram pada 10 Agustus mendatang,” ujar EQ, sapannya, saat jumpa pers Selasa (23/7/2024) di Levels Brewhouse Malang.
EQ Puradiredja yang juga produser musik jazz yang menyebut bahwa album ini melibatkan seorang produser reggae asal Jamaika, Andre “Dre Day” Ennis. Pengalaman pertamanya memproduseri album reggae membuatnya begitu tertarik dan bersemangat.
“Coconuttreez datang ke rumah saya di Bogor dan mengobrol sampai pagi. Dari obrolan Itu kita berpikiran kalau ini bisa seru dan ternyata memang seru. Untuk Dre Day Ennis itu kita libatkan lebih dalam mixing, producing, dan arahan ke kami supaya album Ini kayak yang dia pernah kerjakan untuk Koffee, Sean Paul, Kabaka Pyramid dan banyak artis,” ungkap EQ.
“Dre Day” Ennis merupakan produser yang pernah mendapat Grammy Awards. Dengan begitu, EQ berharap kolaborasi East-West Indies ini bisa membawa musik reggae Indonesia go internasional, terlebih sampai ke Jamaika.
Semakin dekatnya reggae Indonesia dan Jamaika juga ditandai dengan ‘Takkan Abis’ versi West Indies yang menampilkan vokal oleh Lutan Fyah dengan lirik yang ditulis bersama Kabaka pyramid. EQ menyebut Island Vibes adalah album untuk menghormati tradisi reggae Indonesia yang sudah ada dan sekaligus memberi sesuatu yang baru.
“Takkan Abis kami sulap jadi reggae funk. Anthem’ itu metal tapi reggae. Harapan saya ini menyegarkan musik reggae Indonesia. Mudah mudahan saja musik reggae Indonesia bisa go internasional ke ranah Grammy Awards,” jelas EQ.
Kebersamaan Island Vibes bukan sebatas di album melainkan berlanjut ke Island Vibes Reggae Party. Tur besar yang diselenggarakan oleh Riverbrick dan TMC. Dengan dukungan produksi canggih yang menampilkan visual oleh Arbie Seo.
Tur ini juga menampilkan hologram Artificial Intelligence dari almarhum Stefan yang merupakan punggawa Coconuttreez. Tur sudah mampir di Tangerang pada tanggal 3 Juli, Jakarta pada 5 Juli, Bandung pada 10 Juli, Purwokerto pada 13 Juli, Yogyakarta 17 Juli dan Semarang 20 Juli.
Island Vibes Reggae Party akan ada di Malang pada 24 Juli, Banyuwangi pada 27 Juli, Sanur – Bali pada 31 Juli dan Mataram – Lombok pada 3 Agustus. Tur akan ditutup dengan sebuah pertunjukan intim yang pada 10 Agustus di rumah spiritual Island Vibes, yakni di Sama Sama Reggae Bar, Gili Trawangan.
Melalui album Island Vibes dan tur Island Vibes Reggae Party, diharapkan musik reggae Indonesia semakin maju dan hubungan antar orang-orang di dalamnya menjadi semakin erat.
“Ini selebrasi untuk memberikan penghargaan terhadap pionir-pionir gerakan reggae di Indonesia seperti Imanez, Aray Daulay dan Steven. Mudah-mudahan ini sebuah titik awal untuk berkumpulnya musisi reggae di Indonesia, dan mudah-mudahan bisa kasih warna baru dan nuansa baru di musik reggae Indonesia kedepannya.” kata EQ.
Dia juga berharap berkah untuk semua orang. Berkah untuk yang mengerjakan, untuk yang mendengar, untuk semua silaturahmi yang terputus dan tersambung kembali, baik dari artis ke artis, artis ke penggemar, penggemar ke penggemar, Indonesia dengan Jamaika.
“Bahwa musik reggae adalah musik yang bisa dinikmati semua orang, yang benar-benar bisa dinikmati kapan saja. Semoga semua pesan yang kami mau coba sampaikan dengan Island Vibes ini bisa diterima,” tutup EQ.
Aulia Mahariza dari TMC menjelaskan bahwa pada setiap pertunjukan, album Island Vibes dibawakan oleh CTTZ, Richard D Gilis, S2B Family, Alvons Freedom, Lawa Amg, Kamga, Conrad Good Vibration dan Radhit Echoman. Mereka membawakan lagu-lagu di album tersebut sekaligus karya masing-masing.
“Konsernya sama seperti albumnya konser kolaborasi yang mengisi Island Vibes ini. Setiap suguhan utama yang rencananya akan berisi 28 lagu tersebut,” kata Aulia Mahariza.

Tur Island Vibes Reggae Party, kata Aulia, mempermudah untuk memperkenalkan album dan memberi tahu siapa saja di album ini berikut juga karyanya.
“Biar orang jadi tahu S2B Family, Richard D Gilis, Alvons Freedom dan Lawa Amg itu siapa. Tentu saja, semangat Steven juga akan terasa di tur ini, baik dari segi inspirasi, karya maupun wujud dan suaranya yang dihadirkan dalam bentuk hologram,” tegasnya.
Tur Island Vibes Reggae Party menampilkan musisi pendamping yang berbeda-beda di tiap titik. Ada berbagai mama besar yang dilibatkan mulai dari legenda seperti Tony O Rastafara, Tipe-X dan Shaggy Dog hingga nama-nama yang relatif baru seperti Rub of Rub, Dhyo Haw dan The Nameks.
“Semoga tur ini menguatkan silaturahmi teman-teman band reggae. Setiap titik Itu kami mengajak teman teman. Intinya, menguatkan kebersamaan reggae Indonesia,” ungkap Rival “Pallo” Himran, bassist Coconuttreez. (dan/but)






