Gothenburg (beritajatim.com) – Memiliki dua striker yang namanya sedang naik daun, Alexander Isak dan Viktor Gyokeres lantaran dibeli mahal oleh Liverpool FC dan Arsenal, seharusnya jadi keuntungan bagi timnas Swedia. Tetapi, yang terjadi justru berbalik 180 derajat. Alih-alih digdaya. Swedia malah terancam gagal lolos ke Piala Dunia 2026.
Itu dipicu kekalahan mengejutkan 0-1 dari Kosovo pada matchday keempat grup B di kualifikasi Selasa dini hari (14/10/2025). Kekalahan pada laga yang dimainkan di Ullevi, Gothenburg, itu membuat Blagult–julukan Swedia–mendekam di posisi juru kunci grup B dengan hanya mengoleksi 1 poin.
Situasi tersebut membuat Swedia dipastikan gagal lolos langsung ke Piala Dunia tahun depan. Mereka hanya bisa lolos dengan skenario playoff.
Artinya, Swedia harus sapu bersih di dua matchday tersisa dan mencetak banyak gol. Selain itu, berharap agar Kosovo (7 poin) dan Slovenia (3 poin) selalu kalah di dua matchday sisa.
“Kami banyak melewatkan peluang bagus. Tetapi, aku tidak akan menyerah. Kami harus bangkit,” ujar pelatih Swedia Jon Dahl Tomasson dilansir All Football.
Ruang ganti Swedia memanas lantaran Isak sempat berujar bahwa strategi Tomasson tidak cocok dengan tim. Tiga kekalahan beruntun dan hanya mendapat satu seri dari empat matchday terakhir jadi bukti.
Tetapi, Tomasson juga tidak bisa disalahkan sepenuhnya. Sebab, Isak dan Gyokeres nirgol di empat laga tersebut. Bahkan, Swedia gagal mencetak gol di tiga laga terakhir ketika Isak dan Gyokeres main. Seri 2-2 kontra Slovenia (6/9/2025) justru terjadi ketika Isak dicadangkan. Kala itu, Gyokeres menyumbang satu assist.
“Semuanya payah. Kami mengecewakan. Bahkan, bisa dibilang kami tidak ada progres sejak awal kualifikasi,” ucap Isak.
Kali terakhir Swedia main di Piala Dunia adalah di edisi 2018. Sejak era milenial, total Swedia hanya tampil di edisi 2002, 2006, dan 2018. (dio)






