Tuban (beritajatim.com) – Di balik kesibukannya sebagai Kaur Bin Ops (KBO) Satresnarkoba Polres Tuban, IPTU Khoirul Unsa memiliki hobi yang unik: menciptakan lagu dari puisinya.
Pria kelahiran Bojonegoro, 2 September 1974 ini telah gemar menulis puisi sejak duduk di bangku SMP. Meskipun kini telah menjabat sebagai aparat penegak hukum, kecintaannya terhadap seni tidak pernah luntur. Justru, puisi-puisi yang ia ciptakan berkembang menjadi lirik lagu yang indah dan enak didengar.
Salah satu karyanya yang berjudul “Pesona Tubanku” berhasil meraih juara 3 dalam Lomba Cipta Lagu Hari Jadi Tuban tahun 2024. Selain itu, ia juga menciptakan lagu “Perih” dan “Ojo Ugal-Ugalan”, yang menggambarkan berbagai sisi kehidupan.
“Saya memang suka menulis puisi, lalu bertemu dengan seorang seniman musik, Pak Joko. Dari sana, saya diarahkan bagaimana mengubah puisi menjadi lirik lagu, dan itulah awal mula perjalanan saya dalam menciptakan lagu,” ungkap IPTU Khoirul Unsa.
Meskipun memiliki hobi menulis dan mencipta lagu, pria yang bergelar Sarjana Hukum ini tetap menjalankan tugasnya sebagai aparat penegak hukum dengan profesional. Kariernya di kepolisian pun cukup panjang, mulai dari anggota Puskodal Ops, anggota Lantas, anggota Intelkam, Kanit Binmas, Kanit Provos, Kanit Reskrim, hingga kini menjabat sebagai KBO Satresnarkoba Polres Tuban.
“Dulu, saat masih dalam pendidikan kepolisian, saya sering merindukan orang tua saya. Rasa rindu itu saya tuangkan dalam bentuk puisi,” kenangnya.
IPTU Khoirul Unsa pun berharap dapat terus berkarya di sela tugasnya dalam memberantas narkoba di wilayah hukum Polres Tuban.
“Keinginan untuk menciptakan lagu lagi pasti ada. Mudah-mudahan di tahun 2025 ini saya bisa kembali menghasilkan karya baru,” tutupnya. [ayu/beq]






