Mojokerto (beritajatim.com) – Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Mojokerto tahun 2025 terus menunjukkan tren positif. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Mojokerto mencatat IPM tahun 2025 mencapai 77,46, meningkat 0,77 poin atau 1,00 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 76,69.
Kepala BPS Kabupaten Mojokerto, Dwi Yuhenny, mengatakan peningkatan tersebut mencerminkan keberhasilan pembangunan manusia yang terus berkelanjutan di Kabupaten Mojokerto. Selama periode 2021 hingga 2025, IPM Kabupaten Mojokerto rata-rata tumbuh sebesar 0,84 persen per tahun.
“Pada tahun 2025, pertumbuhan IPM juga mengalami percepatan dibandingkan tahun sebelumnya,” ungkapnya, Senin (12/1/2026).
Ia menjelaskan, peningkatan IPM tahun 2025 terjadi pada seluruh dimensi penyusunnya, yakni kesehatan, pendidikan, dan standar hidup layak. Namun, kontribusi terbesar berasal dari dimensi standar hidup layak, yang menunjukkan membaiknya kondisi kesejahteraan masyarakat.
Pada dimensi pengetahuan, indikator pendidikan juga mengalami perbaikan. Harapan Lama Sekolah (HLS) penduduk usia 7 tahun meningkat 0,17 tahun, dari 12,99 tahun pada 2024 menjadi 13,16 tahun pada 2025. Sementara itu, Rata-rata Lama Sekolah (RLS) penduduk usia 25 tahun ke atas naik dari 9,13 tahun menjadi 9,14 tahun.
Peningkatan pada indikator pendidikan ini menunjukkan akses dan partisipasi masyarakat terhadap pendidikan formal yang semakin baik. Capaian IPM tersebut menjadi indikator penting dalam menilai kualitas hidup masyarakat sekaligus bahan evaluasi bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan pembangunan ke depan.
“Dengan peningkatan IPM ini, diharapkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Mojokerto semakin baik dan mampu mendorong daya saing daerah,” pungkasnya. [tin/kun]






