Pacitan (beritajatim.com) – Potensi wisata Pacitan menarik perhatian salah satu konglomerat nasional. Hermanto Tanoko, pemilik Tan Corp, bersama timnya Selasa (29/4/2025) melakukan ekspedisi dan survei langsung ke sejumlah lokasi wisata strategis di Pacitan, sebagai bagian dari rencana investasi hotel berbintang empat yang nilainya diperkirakan tembus Rp100 miliar.
Dalam kunjungannya, Hermanto bertemu dengan Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji, jajaran pejabat Pemkab, dan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono. Mereka meninjau beberapa lokasi unggulan seperti Museum dan Galeri Seni SBY*Ani, Bukit Sentono Gentong, kawasan Dadapan Pringkuku, hingga Pantai Pancer Dorr.
Salah satu tempat yang ditinjau adalah lahan depan museum seluas 1,6 hektar. Tak hanya Tanoko,
Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan pembangunan kewilayahan Merry Riana juga nampak hadir.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pacitan, Andi Faliandra, menyebut bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari tahapan negosiasi investasi. “Hari ini adalah proses negosiasi. Kami menawarkan beberapa titik strategis, seperti di kawasan Pantai Tawang, Ngadirojo, area depan Museum SBY*Ani, belakang Museum Geopark, hingga kawasan pacuan kuda,” terang Andi.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa hotel yang direncanakan akan memiliki standar bintang empat, dengan nilai investasi diperkirakan menembus angka di atas Rp100 miliar. “Sesuai standar, hotel bintang empat harus memiliki minimal 100 kamar. Saat ini proses masih dalam tahap pematangan lokasi dan kajian kelayakan investasi,” imbuhnya.
Pemkab Pacitan menilai kehadiran hotel berbintang akan memberikan dorongan signifikan terhadap sektor pariwisata dan ekonomi daerah. Selain meningkatkan daya tarik wisatawan, keberadaan hotel berstandar internasional juga diyakini dapat membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar. (tri/kun)






