Jombang (beritajatim.com) – Kebakaran terjadi di SD Islam Sabilillah yang terletak di Desa Cukir, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, pada Jumat (2/1/2026) sekitar pukul 10.25 WIB.
Insiden ini pertama kali diketahui oleh penjaga sekolah yang melihat asap mengepul di atap salah satu ruang kelas. Saat dia masuk ke dalam, api mulai membesar dan menyebar ke bagian ruangan lainnya, bahkan merambat hingga ke atap.
Penjaga sekolah segera berteriak meminta bantuan. Warga sekitar pun berdatangan untuk membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, hembusan angin yang kencang menyebabkan api cepat membesar, membuat upaya pemadaman menjadi lebih sulit. Keadaan ini memaksa warga untuk segera menghubungi petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Jombang.
Tak lama kemudian, mobil pemadam kebakaran beserta satu mobil tangki air tiba di lokasi. Petugas Damkarla bergerak cepat untuk memadamkan api yang telah melalap ruangan berukuran 6 x 6 meter persegi tersebut.
“Kami berangkatkan satu mobil damkar dan satu mobil tangka penyuplai air. Walhasil, api berhasil kami padamkan beberapa saat kemudian. Tidak ada korban jiwa. Dugaan sementara, terjadinya kebakaran karena puntung rokok,” ujar salah satu petugas Damkarla Jombang, Ronaldo.
Beruntung, kebakaran ini tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, kerugian material cukup signifikan karena ruang yang terbakar merupakan salah satu fasilitas penting di sekolah tersebut. [suf]






