Lumajang (beritajatim.com) – Seorang dokter ahli bedah onkologi di RSUD dr. Haryoto Kabupaten Lumajang mengembangkan sebuah aplikasi inovatif yang dapat membantu perempuan mendeteksi dini kanker payudara. Dokter tersebut menciptakan aplikasi “Sayang Mamma”.
Kanker payudara menjadi salah satu jenis kanker paling umum di dunia, termasuk di Indonesia. Melihat pentingnya deteksi dini dalam meningkatkan peluang kesembuhan, dr. Aji Febriakhano Sp.B.Onk tergerak untuk menciptakan aplikasi ini. Aplikasi ini baru saja diluncurkan.
“Dengan Sayang Mamma, kami berharap masyarakat, terutama perempuan, dapat lebih proaktif dalam memeriksa kesehatan payudaranya,” ujar dr. Aji Febriakhano, Sabtu (21/12/2024).
Penggunaan aplikasi “Sayang Mamma” sangat mudah. Pengguna cukup mengaksesnya melalui browser dengan mengetik alamat sayangmamma.com. Setelah diunduh, aplikasi akan memberikan panduan langkah demi langkah untuk melakukan pemeriksaan mandiri.
“Dengan aplikasi itu, maka deteksi dini atau skrining terhadap ada tidaknya kanker payudara bisa dilakukan dengan presisi. “Jangan tunggu hingga terlambat dan cek kesehatan secara rutin untuk mendeteksi dini kanker payudara,” terangnya.
Aplikasi ini dilengkapi dengan dua fitur utama, yakni pemeriksaan mandiri dan pemeriksaan tambahan. Fitur pemeriksaan mandiri dirancang khusus untuk perempuan yang telah memasuki masa menstruasi.
Pengguna akan diminta menjawab beberapa pertanyaan terkait gejala kanker payudara dan aplikasi akan memberikan hasil evaluasi secara cepat. Selain itu, aplikasi Sayang Mamma juga dilengkapi dengan fitur pengingat otomatis untuk membantu pengguna melakukan pemeriksaan secara rutin setiap bulan.
“Berikutnya juga ada beberapa pertanyaan pilihan ganda yang harus diisi. Selanjutnya, setelah menjawab semua pertanyaan maka diminta untuk klik tombol kirim hasil pengecekan,” urainya.
“Jika teridentifikasi dalam gejala kanker payudara, maka anda akan diarahkan untuk konsultasi pada dokter bedah onkologi terdekat. Jika tidak teridentifikasi, maka akan diarahkan ke homepage dan alarm otomatis dijadwalkan satu bulan yang akan datang untuk pengecekan secara berkala,” lanjutnya.
Direktur RSUD dr. Haryoto, dr. Halimi Maksum, menyambut positif peluncuran aplikasi ini. Ia berharap Sayang Mamma dapat menjadi alat bantu yang efektif dalam upaya pencegahan dan deteksi dini kanker payudara di Kabupaten Lumajang.
“Kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat. Aplikasi ini merupakan salah satu bentuk inovasi kami dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Lumajang,” tambah dr. Halimi. [vid/suf]






