Surabaya (beritajatim.com) – Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Surabaya (FK Ubaya) mengkampanyekan pencegahan stunting lewat makanan bergizi untuk anak usia dini di Taman Penitipan Anak (TPA) Rumah Ceria Fakultas Psikologi Ubaya dengan cara membagikan food art.
Ketua BEM FK Ubaya Sultan Takdir Alisyabana menjelaskan, konsep food art dipilih agar menarik perhatian dan meningkatkan nafsu makan anak. Food art ini terdiri dari beragam makanan dengan gizi seimbang. “Komposisinya adalah 35 persen karbohidrat, 35 persen sayuran, 15 persen protein hewani atau nabati, serta 15 persen buah-buahan,” ujar Sultan, Rabu (24/1/2024).
Sultan menambahkan, karbohidrat yang dipilih adalah nasi dan roti yang biasa dikonsumsi. Untuk lauk pauk terdiri dari protein hewani seperti daging sapi dan telur. “Semua bahan makanan itu dihias dengan sayur-sayuran dan buah-buahan yang biasa dikonsumsi anak-anak. Selain itu, pada makanan tersebut juga ditambahkan susu untuk melengkapi nutrisi,” jelasnya.
Di kesempatan itu, food art dibagikan kepada 35 anak Sanggar Kreativitas dan Tempat Penitipan Anak Rumah Ceria di bawah naungan Pusat Konsultasi Layanan Psikologi Fakultas Psikologi Ubaya. Selain itu juga diberikan edukasi pencegahan stunting kepada orang tua oleh dosen FK Ubaya sekaligus dokter spesialis anak, dr Agus Cahyono SpA.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan seputar pencegahan stunting. Selain itu, juga meningkatkan kreativitas untuk mengatasi nafsu makan anak, sekaligus sebagai upaya pencegahan primer terhadap kejadian stunting di Indonesia. [ipl/kun]






