Pamekasan (beritajatim.com) – Kapolres Pamekasan, AKBP Satria Permana menggugah semangat personil di instansi yang dipimpinnya, dengan cara menonton film ‘Tanpa Ampun’ di Bioskop KCM Jl Raya Nyalaran, Pamekasan, Selasa (21/2023).
Film berdurasi 90′ menit tersebut, terinspirasi dari kisah nyata kasus perampokan terbesar di Pulau Dewata, Bali. Di antaranya dengan mengisahkan lima anggota Polisi yang ditugaskan menangkap perampok bertopeng dari Rusia.
Bahkan dalam film berjenis aksi yang disutradarai Muhammad Yusuf, juga dibintangi sejumlah aktor hingga personil kepolisian. Beberapa di antaranya Brigjen Pol Ruddi Setiawan, AKP Reza Hafidz, AKBP Endang Tri Purwanto, Franki Darmawan, serta beberapa anggota lainnya.
“Kita memang perlu menonton film ini, selain menyangkut kejadian perampokan terbesar oleh warga negara asing, juga karena kandungan pesan menyangkut komitmen dan tugas mulia kita untuk melindungi masyarakat dari berbagai tindak kejahatan,” kata Kapolres Pamekasan, AKBP Satria Permana.
[berita-terkait number=”3″ tag=”polres-pamekasan”]
Kerjasama lintas negara khususnya di bidang keamanan, juga dinilai sangat penting dilakukan dalam rangka mempermudah pengungkapan pelaku kejahatan lintas negara. “Film ini juga menceritakan peran dan fungsi institusi kita bersama lembaga mitra, termasuk di antaranya media massa dan insan pers,” ungkapnya.
Dari itu, pihaknya sangat bergarap film tersebut dapat menginspirasi semua pihak, khususnya personil penegak hukum dalam menjalankan tugas di lingkungan Polres Pamekasan.
“Tentunya film ini, kita harapkan para anggota dapat mengambil makna dalam cerita film yang menggambarkan sosok anggota Polri di Bali, memiliki semangat bertugas tanpa menyerah, serta berani menumpas kejahatan,” pungkasnya.
Dalam giat nonton bareng alias nobar tersebut, Kapolres Pamekasan, AKBP Satria Permana didampingi sejumlah Pejabat Utama di lingkungan Polres Pamekasan, serta sejumlah insan pers, dan perwakilan organisasi lainnya. [pin/kun]






