Pamekasan (beritajatim.com) – Bupati Pamekasan, Badrut Tamam melantik sebanyak 176 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, di kompleks Pasar Kolpajung Pamekasan, Selasa (27/6/2023).
Pelantikan sekaligus dalam rangka pengambilan sumpah jabatan tersebut, sengaja diletakkan di area pembangunan pasar palawija terbesar di Pamekasan, sebagai upaya meningkatkan spirit dan etos kerja setiap pejabat.
“Sengaja pengambilan sumpah jabatan ini digelar di lahan Pasar Kolpajung, yang sedang dibangun dengan niatan untuk menguatkan spirit dan etos kerja sesuai dengan posisi masing-masing,” kata Bupati Badrut Tamam.
Pria yang akrab disapa Mas Tamam juga mengajak para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan instansi yang dipimpinnya, agar bersama-sama mewujudkan Pamekasan sebagai Kabupaten Hebat, Bhajra, Rajjha tor Parjugha.
Baca Juga: Bupati Pamekasan Lantik 176 Pejabat di Pasar Kolpajung
“Ayo kita semua berinovasi, berkolaborasi dan berkerja ekstra (maksimal). Jangan kita semua ini hanya duduk di empuknya kursi, setelah itu lupa (memberikan manfaat kepada masyarakat),” ungkapnya.
Terlebih selama ini pihaknya sering menyampaikan jika sebuah jabatan merupakan amanah, sekaligus sebagai sarana dan alat mengabdi untuk bangsa dan negara.
“Karena bagi kami, jabatan sebagai alat perjuangan dan pengabdian, jabatan tidak perlu dipertahankan secara mati-matian. Tapi yang harus dipertahankan betul adalah perjuangan dan spirit pengabdiannya,” tegasnya.
Baca Juga: Muhammadiyah Pamekasan Agendakan Salat Idul Adha 1444 H di 15 Titik Berbeda
Dari itu pihaknya juga menyampaikan jika kemajuan Pamekasan, menjadi prioritas di bawah kepemimpinannya. “Terpenting bagaimana kemajuan kabupaten ini bisa tercapai dengan baik, pantang menyerah, panyang putus asah. Karena bendera perubahan dan kemajuan sudah dikibarkan,” pungkasnya.
Seperti diketahui, selama ini Bupati Badrut Tamam seringkali melakukan pelantikan dan pengambilan sumpah di lokasi yang ‘tidak wajar’, seperti yang biasa dilakukan di Mandhapa Aghung Ronggosukowati Pamekasan.
Tetapi proses pelantikan tersebut justru dilakukan di luar Mandhapa Aghung Ronggosukowati Pamekasan, seperti di Taman Makam Pahlawan, Pasar Tradisional 17 Agustus, serta Pasar Kolpajung. [pin]






