Mojokerto (beritajatim.com) – Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Perhubungan (DPRKP2) Kabupaten Mojokerto memetakan 11 titik rawan kemacetan menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi lonjakan volume kendaraan.
Kepala DPRKP2 Kabupaten Mojokerto, Rachmat Suharyono mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan rencana pengamanan Nataru di wilayah Kabupaten Mojokerto. Termasu posko angkutan yang beroperasi saat Operasi Lilin Semeru 2024 yakni mulai tanggal 18 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025.
“Ada sebanyak 11 titik rawan macet yakni Simpang Kenanten, Simpang Klenteng, Simpang Taman, Simpang Awang-awang, Simpang Gondang, Pasar Sawahan, Air Panas Pacet, Perlintasan Sebidang By Pass, Simpang Daplang, Air Terjun Dlundung, Taman Ganjaran Trawas,” ungkapnya, Rabu (25/12/2024).
Selain itu, pihaknya juga memetakan titik rawan kecelakaan di Kabupaten Mojokerto. Setidaknya ada empat titik rawan kecelakaan yakni Sendi Pacet, Simpang Kenanten, Canggu, dan Watesumpak Trowulan. Pihaknya akan kolaborasi dengan Satlantas Polres Mojokerto.
“Kami akan mengikuti arahan Polres Mojokerto terkait pengamanan, pos pelayanan, dan rekayasa lalu lintas. Polres Mojokerto telah mendirikan
dua Posyan di Bunderan Pacet Kecamatan Pacet dan Kenanten Kecamatan Puri, serta dua Pospam di Daplang Kecamatan Trawas dan Taman Kecamatan Mojosari,” jelasnya.
Peta jalur angkutan Natal Tahun 2024 dan Tahun Baru 2025 Kabupaten Mojokerto.
Jalur utama meliputi :
1. Surabaya-Mojokerto-Jombang
Via Krian, Mliriprowo, By Pass Mojokerto, Simpang 5 Kenanten, Trowulan, Brangkal Sooko, Trowulan hingga Mojoagung dan Jombang.
Via Krian, Mliriprowo, Mlirip, Lespadangan,Gedeg, Kedungsari Keboan, Tapen, Ploso, Jombang.
2. Pasuruan-Mojokerto-Jombang
Via Japanan, Ngoro, Pungging, Mojosari, Bangsal, Simpang 5 Kenanten, By Pass Mojokerto, Brangkal Sooko, Trowulan hingga Mojoagung dan Jombang.
Tiga jalur alternatif untuk mengurai kemacetan:
1. Surabaya – Mojokerto – Jombang
Via Surabaya/Sidoarjo, Krian, Mlirip, Gedeg, Ploso, Jombang.
Via Surabaya/Sidoarjo, Krian, Mlirip, Jalan Gajahmada, Jalan Pahlawan, Raden Wijaya, Sooko, Surodinawan, Modongan, Curahmalang, Sumobito, Peterongan, Jombang.
2. Mojokerto – Mojosari – Gempol.
Via Sekarputih, Kepuhanyar, Sadartengah, Bangsal, Mojosari, Ngoro.
Simpang 4 (Empat) Pekukuhan/Modopuro, Sumbertanggul, Banjartanggul, Awang-awang, Lebaksono, Sedati, Ngoro.
3. Mojosari – Mojokerto – Jombang.
Via Mojosari, Simpang 3 Pacing, Dlanggu, Simpang 3 Gondang Karangkuten, Simpang 3 Pangi, Dinoyo, Simpang 3 Sumengko Domas, Simpang 3 Lengkong, Trowulan, Jombang.
Mojosari, Simpang 4 Pasinan, Kebon Agung, Simpang 4 Tangunan, Puri, Simpang 3 Kintelan, Brangkal, Trowulan, Jombang.
Jalur rawan bencana yang meliputi : ruas Pacet-Cangar, Gapuk-Pacet, dan Claket-Daplang Trawas telah dipetakan untuk meminimalkan gangguan akibat cuaca ekstrem. [tin/but]






