Surabaya (beritajatim.com) – Seorang script writer atau penulis naskah harus mempunyai kreatifitas yang tinggi. Dan jabatan sebagai penulis naskah bukanlah sesuatu yang kecil atau untuk diremehkan, justru penulis naskah adalah kunci mengalirnya sebuah cerita dan terkonsep dengan rapih dan sesuai dengan tema yang diangkat.
Adapun rekomendasi tata cara yang dapat dilakukan penulisan naskah dalam membuat skenario.
1. Penulis membuat konsep dengan menuangkan ide cerita lalu dikembangkan bersama-sama sehingga dapat membuat konsep yang baik dan logis.
2. Setelah konsep yang disiapkan telah matang, kemudian penulis membuat sinopsis.
3. Setelah membuat sinopsis penulis membuat treatment agar lebih mempermudah saat pembuatan naskah dan pengambilan gambar.
4. Kemudian membuat skenario yang didalamnya terdapat dialog untuk pemain atau aktor.
5. Setelah naskah tersusun rapih, penulis naskah dan sutradara serta team dan pemain adegan melaksanakan reading atau latihan script yang dibuat.
6. Saat produksi penulis naskah memperhatikan arahan sutradara dan membuat catatan-catatan yang dipergunakan sebagai bahan pengembangan.
7. Penulis juga harus mengantisipasi apabila ada perubahan atau improvisasi naskah dari Pemain adegan pada saat pasca produksi.
Dalam penulisan naskah kegiatan produksi ini terbagi menjadi tiga tahap, yaitu pencarian ide, penciptaan, dan review.
1. Pencarian ide
Tahap pencarian ide adalah kegiatan mulai dari pembahasan ide (gagasan) Hal-hal yang termasuk dalam kegiatan pra produksi antara lain penuangan ide (gagasan) ke dalam outline.
2. Penciptaan
Penciptaan naskah pada pra produksi film adalah waktunya penulis naskah melakukan produksinya yaitu: penulisan skrip/skenario, storyboard, program meeting, peninjauan lokasi pengambilan gambar, production meeting, technical meeting, pembuatan dekor dan perencanaan lain yang mendukung proses produksi Sohooting dan pascaproduksi.
3. Review
Biasanya kegiatan ini dilakukan dengan sebutan reading bersama aktor atau pemain adegan, penulis naskah memantau intonasi ekspresi dan dialog yang dilakukan aktor agar saat pelaksanaan shooting tidak banyak melakukan kesalahan. Adapun penulis naskah sampai tahap post produksi film juga harus memantau hasil naskah yang dibuatnya. [ptr/bj0]






