Sidoarjo (beritajatim.com) – Pelatih Timnas Indonesia U-20, Indra Sjafri, menegaskan akan melakukan manuver berbeda saat menghadapi India dalam laga terakhir Mandiri U20 Challenge Series.
Dalam dua pertandingan sebelumnya melawan Suriah dan Yordania, Timnas U-20 gagal meraih poin. Oleh karena itu, uji coba ini menjadi ajang untuk menemukan komposisi terbaik sebelum Piala Asia U-20 2025.
Indra menekankan pentingnya mental baja dan keberanian untuk tampil menyerang di semua laga. Skema permainan ini akan terus diuji, termasuk saat menghadapi India.
“Bermain bola ya harus menyerang, defend pun defend untuk menyerang. Kalau dihubungkan dengan besok mungkin bagaimana kita bermain,” ungkap Indra.
“Kita akan coba main besok dari komposisi yang ada,” imbuhnya.
Pelatih berlisensi AFC Pro ini menegaskan bahwa 28 pemain yang dipanggil memiliki kesempatan unjuk gigi, dengan dua pemain yang belum diturunkan akan dicoba di laga ini.
“Kita coba komposisi yang lain, apakah komposisi ini akan jadi komposisi terbaik. Tapi tetap, tiga pertandingan ini kita sudah dapat kesimpulan dari 28 pemain ini minus dua pemain yang harus kita coba,” katanya.
Indra juga menegaskan bahwa skuad final berisi 23 pemain akan diumumkan pada awal Februari, termasuk tiga kiper yang wajib didaftarkan sesuai regulasi.
“Nanti akan kita tetapkan di tanggal 1 Februari, karena tanggal 3 Februari semua negara peserta Piala Asia harus mendaftarkan 23 pemain mereka. Dengan wajib 3 kiper, uji coba kali ini memastikan siapa saja yang akan kita daftarkan,” tutupnya.
Indonesia tergabung di Grup C Piala Asia U-20 2025 bersama Uzbekistan, Iran, dan Yaman. [kun]






