Surabaya (beritajatim.com) – Oktavianus Fernando, kakaknya dari Marselino Ferdinan turut berbahagia dengan hasil akhir Indonesia yang berhasil lolos semifinal mengalahkan Korea Selatan di AFC U23 Asian Cup, Jumat (26/4/2024).
Ovan sapaan akrabnya mengatakan pihak keluarga sebelum atau sesudah pertandingan selalu melakukan ritual khusus yakni dengan melakukan video call bersama bersama Marselino Ferdinan.
Panjatan doa dan semangat selalu diberikan oleh orang tuanya dan kakaknya, keluarga selalu berharap Marsel selalu memberikan pertandingan yang terbaik di setiap laga yang dijalaninya termasuk di laga melawan Korea Selatan meskipun berat pihak keluarga selalu mengajak Marsel untuk evaluasi diri bersama.
“Kita memang selalu melakukan video call bersama dan berdoa serta memberikan arahan supaya marcel bermain konsisten karena di pertandingan terakhir sebelum melawan Korea Selatan dia sudah bermain bagus dan mendapatkan satu gol untuk Indonesia, tanpa ada wejangan khusus buat Marsel tapi keluarga selalu memberikan semangat dan doa,” ungkap Ovan ketika di hubungi melalui sosial medianya.
Sebagai kakak yang juga pemain bola, perkembangan sang adik tentu selalu diperhatikan,setiap permainan apa kesalahan yang membuat sang adik terpuruk pun selalu di remuk dalam keluarga.
Tak terkecuali di pertandingan melawan Korea Selatan dua kali serangan dilakukan oleh Marsel hingga banyak nitizen yang menyayangkan permainan Marsel terlalu egois.
Usai pertandingan, sebagai kakak pun juga berkomunikasi dan menyayangkan atas kesalahan itu, ia mengarahkan sang adik untuk evaluasi diri, karena jika terlalu egois juga akan memengaruhi yang lain tim Indonesia sudah kompak dan hasil sudah bagus jadi Marsel seharusnya bisa menekan rasa egoisnya dan lebih bersabar.
“Iya saya tahu ada dua moment, tadi juga sudah kami video call tentu kami menyesalkan namun kita bilang Marsel harus bisa menahan dan mengevaluasi diri karena komposisi permainan Indonesia ini sudah sangat kompak dan bagus,” imbuh Ovan.
Kini harapannya adalah selangkah lagi Indonesia bisa lolos olimpiade, semifinal didepan mata semoga Indonesia makin solid terutama untuk sang adik bisa semakin konsisten dalam bermain, syukur-syukur bisa mencetak gol kembali dan assist lagi karena bermain di Piala Asia U23 ini menjadi salah satu ajang unjuk karir Marsel untuk bisa bertahan bermain di luar negeri.
“Turnamen Piala asia ini menjadi salah satu ajang ngepush kualitas Marsel buat masa depan dirinya sendiri karena dia masih ingin Berkarir di luar negeri di Piala Asia ini menjadi ajang unjuk kualitas dia di klubnya. Apalagi di bulan juni ini adalah kontrak terakhir Marsel di klunnya setidaknya permainan dia diajang bergengsi ini menjadi satu pertimbangan timnya untuk memperpanjang kontrak atau tim luar negeri lainnya,” imbuhnya.
“Kita memang punya harapan Indonesia bisa lolos olimpiade memang sulit, namun kita berkeyakinan jika Indonesia bisa karena sebelumnya Indonesia bisa mengalahkan Korea Selatan dan lolos semifinal saja kita sebagai keluarga sudah nothing to Lose bersyukur apalagi jika lolos final tentu ini pencapaian luar biasa,” tegasnya.
Sebelumnya Indonesia berhasil tundukkan Korea Selatan dengan penuh drama, di babak akhir Indonesia berhasil menahan imbang 2-2 lalu eksekusi pinalti dilakukan tim besutan Shin Tae-yong dan Indonesia berhasil unggul dengan skor akhir 10-11. [way/aje]






