Surabaya (beritajatim.com) – Ikan sembilang adalah salah satu jenis ikan laut yang cukup populer di Indonesia. Ikan ini memiliki daging yang lembut dan kenyal, serta kaya akan gizi. Namun, ikan sembilang juga merupakan salah satu ikan laut yang beracun. Ikan sembilang ternyata bisa diolah menjadi makanan lezat, seperti Pak Kasan yang berhasil mengolah ikan ini menjadi kuliner populer di Gresik.
Kabupaten Gresik, Jawa Timur, terdapat sebuah warung yang menyajikan ikan sembilang dengan bumbu kuning yang asam dan pedas. Warung ini bernama Kuliner Sembilang Pak Kasan dan terletak di wilayah Mengare, Kecamatan Manyar.
Warung ini sangat populer dan sering habis sebelum siang. Hal ini karena ikan sembilang yang disajikan di warung ini sangat segar dan diolah dengan bumbu yang lezat.
Menu andalan di warung ini adalah kelan kuning kepala sembilang. Ikan sembilang yang digunakan di sini adalah ikan sembilang segar yang ditangkap langsung dari laut. Ikan ini kemudian dimasak dengan bumbu kuning yang dipadukan dengan asam jawa dan cabai rawit.
Kesan pertama saat mencicipi kelan kuning kepala sembilang ini adalah gurihnya daging ikan sembilang yang berpadu dengan rasa asam dan pedas dari bumbunya. Tekstur daging ikan sembilang juga sangat lembut dan kenyal.
Selain kelan kuning kepala sembilang, warung ini juga menyajikan menu lainnya yang berbahan dasar ikan sembilang, seperti sembilang bakar, sembilang goreng, dan sup sembilang.
Jika Anda menyukai makanan laut yang segar dan pedas, Anda bisa mencoba kuliner sembilang pak kasan ini. Warung ini buka setiap hari pukul 8.00-18.00 WIB. Untuk harganya mulai dari Rp 20 ribu.
Berikut adalah beberapa tips untuk menikmati kuliner sembilang pak kasan, di antaranya, pesan terlebih dahulu jika ingin mencicipi kelan kuning kepala sembilang, karena menu ini sering habis sebelum siang.
Jika Anda tidak suka pedas, Anda bisa minta kepada penjual untuk mengurangi cabai rawitnya. Selain itu, jika Anda ingin menikmati kuliner sembilang pak kasan dengan suasana yang lebih nyaman, Anda bisa datang pada sore hari. (Fyi/Aje)






