Jember (beritajatim.com) – Indonesia Home Stay Association (IHSA) atau Asosiasi Rumah Huni Indonesia akan membantu pengembangan dan pemberdayaan home stay di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Bisnis home stay diharapkan memacu perekonomian masyarakat.
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Indonesia Home Stay Association (IHSA) Hentje Alvy Pongoh sudah bertemu dengan Bupati Hendy Siswanto, Sabtu (25/11/2023) lalu di Pendapa Wahyawibawagraha. “Pak Bupati mengharapkan usaha home stay khususnya di desa-desa wisata bisa ditingkatkan kualitas dan kuantitasnya,” katanya, Senin (27/11/2023).
DPP IHSA siap mendukung dengan membentuk lebih dulu Dewan Pengurus Cabang IHSA Kabupaten Jember. Saat ini dalam usia kurang lebih 1,5 tahun, IHSA memiliki 23 kepengurusan tingkat provinsi dan 77 kepengurusan tingkat kabupaten dan kota. Jember akan menjadi kepengurusan cabang ke-78.
“Ke depannya setelah terbentuknya DPC IHSA Kabupaten Jember, kami akan bersinergi dan berkolaborasi dengan pemerintah kabupaten untuk menyosialisasikan peraturan-peraturan di bidang usaha home stay, sehingga pelakunya bisa lebih memahami aturan main dan legalitas yang diperlukan,” kata Pongoh.
Potensi rumah huni atau home stay di Indonesia cukup besar. DPP IHSA memperkirakan ada 25 ribu – 50 ribu home stay atau rumah huni di seluruh Indonesia, dengan nilai transaksi Rp 1,8 triliun per tahun. “Usaha home stay ini cukup lama di Indonesia, dan asosiasinya bersifat lokal. Asosiasi nasional baru terbentuk pada awal 2022,” kata Pongoh.
Apa saja yang dibutuhkan untuk mendirikan home stay? “Poin utamanya adalah kesadaran masyarakat lokal terhada pariwisata, bahwa pariwisata penting dan bisa meningkatkan kesejahteraan dan ekonomi masyarakat setempat,” kata Pongoh.
Sebelumnya, Bupati Hendy Siswanto mengungkapkan, akan memfasilitasi pembentukan kampung home stay untuk memberdayakan ekonomi warga. Kampung home stay diharapkan terbentuk di kawasan wisata terutama desa, kawasan sekitar rumah sakit, kawasan sekitar kampus, dan kawasan sekitar pondok pesantren.
Pemerintah daerah dengan bantuan IHSA akan memberikan sosialisasi kepada warga yang ingin membuat home stay sesuai standar. Hendy meminta bantuan IHSA untuk merealisasikan keinginan tersebut. “Tolong dibuatkan saran apa saja yang harus saya lakukan,” katanya.
Hendy juga berharap bertumbuhkembangnya home stay tidak mengganggu bisnis hotel di Jember. “Saya ingin tidak ada persinggungan yang saling merugikan,” katanya.
Pongoh menyatakan siap membantu Pemkab Jember. Ia memiliki keinginan yang sama dengan Hendy. “Perlu dibentuk IHSA cabang Jember,” katanya.
Hendy langsung menyetujui permintaan itu. “Kalau perlu saya jadi pembinanya,” katanya. [wir]






