Malang (beritajatim.com) – Ngabuburit menjadi salah satu tradisi khas di bulan Ramadan yang selalu dinantikan. Bagi mahasiswa di Kota Malang, ada banyak pilihan aktivitas untuk mengisi waktu sebelum berbuka puasa.
Mulai dari berburu takjil, jalan-jalan sore, hingga kegiatan produktif seperti membaca buku dan olahraga. Berikut beberapa inspirasi ngabuburit ala anak kos yang bisa dicoba:
1. Berburu Takjil di Pasar Ramadan
Berburu takjil adalah kegiatan ngabuburit favorit mahasiswa. Roni, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), sering mencari jajanan khas Ramadan di sekitar Jalan Soekarno-Hatta dan area kampus.
“Biasanya saya ke sekitar Jalan Soekarno-Hatta atau daerah kampus karena banyak pedagang yang menjual berbagai jenis takjil. Favorit saya itu es pisang ijo dan kolak,” ungkapnya, Minggu (2/3/2025).
Beberapa lokasi berburu takjil yang populer di Malang antara lain:
Taman Krida, Jalan Soekarno-Hatta – Dipenuhi pedagang kaki lima yang menjual aneka makanan berbuka. Alun-Alun Malang – Banyak pedagang takjil dadakan dengan harga terjangkau. Pasar Ramadan di berbagai titik di Malang – Tempat berburu aneka jajanan khas Ramadan.
2. Keliling Kota Malang Sambil Menikmati Suasana Ramadan
Jalan-jalan sore bisa menjadi pilihan ngabuburit santai. Agnia, mahasiswi Universitas Negeri Malang (UM), suka berkeliling ke tempat-tempat ikonik seperti Alun-Alun Malang dan Kampung Warna-Warni.
“Saya biasanya jalan-jalan ke Alun-alun Malang atau kampung tematik seperti Kampung Warna-Warni dan Kampung Biru. Suasananya seru, apalagi menjelang berbuka, banyak orang yang ngabuburit juga,” kata Agnia.
3. Olahraga Sore untuk Menjaga Kebugaran
Bagi mahasiswa yang ingin tetap aktif selama puasa, olahraga ringan bisa menjadi pilihan. Aditya, mahasiswa Universitas Brawijaya (UB), rutin jogging di area Stadion Gajayana.
“Meskipun puasa, olahraga tetap penting. Saya biasanya jogging ringan di sore hari, supaya tetap fit dan tidak lemas saat kuliah,” ujarnya.
Beberapa lokasi olahraga sore di Malang yang cocok untuk ngabuburit:
Lapangan Rampal – Cocok untuk jogging santai.
Stadion Gajayana – Tempat favorit mahasiswa untuk olahraga sore.
Taman Singha Merjosari – Rekomendasi untuk olahraga ringan dan bersantai.
4. Membaca Buku di Perpustakaan
Ngabuburit bisa diisi dengan kegiatan produktif seperti membaca buku. Rina, mahasiswa UIN Malang, lebih suka menghabiskan waktu di perpustakaan untuk membaca atau mengerjakan tugas.
“Saya lebih suka ke perpustakaan karena suasananya tenang. Sambil menunggu berbuka, saya bisa membaca atau menyelesaikan tugas kuliah,” kata Rina.
Beberapa perpustakaan yang bisa dikunjungi di Malang:
Perpustakaan Kota Malang – Tempat nyaman dengan koleksi buku lengkap.
Perpustakaan UB, UM, dan UIN Malang – Alternatif bagi mahasiswa untuk mengerjakan tugas atau mencari referensi.
5. Masak Bersama Teman di Indekos atau Kontrakan
Bagi mahasiswa yang ingin lebih hemat, memasak sendiri bisa menjadi pilihan ngabuburit yang seru. Dinda, mahasiswa Politeknik Negeri Malang, sering memasak bersama teman-temannya.
“Kami sering patungan beli bahan makanan, lalu masak bersama di kos. Selain lebih murah, rasanya juga lebih puas karena hasil masakan sendiri,” kata Dinda.
Dari berburu takjil hingga memasak bersama, ngabuburit di Malang tetap menyenangkan bagi mahasiswa meski jauh dari keluarga. Ramadan menjadi lebih berkesan dengan berbagai aktivitas yang bisa dilakukan sambil menunggu waktu berbuka. [dan/suf]






