Iklan Banner Sukun
Hukum & Kriminal

Anak Wabup Laporkan Bupati Bojonegoro, Polres Pastikan Proses Terus Berjalan

Carrine Irawan Kumalasari bersama Wabup Bojonegoro dan penasehat hukumnya saat mendatangi Mapolres Bojonegoro.

Bojonegoro (beritajatim.com) – Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro Budi Irawanto bersama anaknya, Carrine Irawan Kumalasari, beberapa hari lalu mendatangi Mapolres Bojonegoro. Kedatangannya menanyakan tindak lanjut pelaporan adanya dugaan pencemaran nama baik keluarganya yang dilakukan oleh Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah.

Pelaporan Carrine ke Mapolres Bojonegoro dilakukan pada September 2021 atas dugaan pencemaran nama baik dan pelanggaran UU ITE. Pelapor menilai bahwa sejauh ini belum ada tindaklanjut dari Polres Bojonegoro, meski sudah pernah diperiksa sebagai pelapor.

Selain mempertanyakan kasusnya, Carrine dan penasehat hukumnya juga meminta pertimbangan kepolisian terkait perlu tidaknya membuat laporan baru setelah adanya penghentian penyidikan dihentikan oleh Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Timur.

“Prinsipnya yang kami sampaikan kepada Polres Bojonegoro jangan sampai penyidikan dipindah ke Polda Jatim, karena kasus ini tidak sulit untuk dilakukan penyelidikan selain itu tidak menyulitkan bagi saksi,” ujar Penasehat Hukum Carrine, Muhammad Soleh, Kamis (26/5/2022).

Sementara Kasatreskrim Polres Bojonegoro AKP Girindra Wardhana mengatakan, pelaporan perkara tersebut masih proses berjalan dan akan digelarkan dengan Polda Jatim karena sesuai petunjuk pembinaan fungsi direskrim. “Untuk jadwal menunggu konfirmasi,” ujarnya.

Girindra menjelaskan, upaya untuk mendirikan sebuah perkara baru dari tindak lanjut perkara yang sempat dipraperadilankan itu memang dalam laporannya sudah ada ranah pidananya. Yakni dugaan pasal 310 dan 311 KUHP dan UU ITE.

“Dua-duanya sedang berjalan, dan untuk memutuskan perkara itu yang menentukan kepala direskrim, apakah akan dilimpah atau hanya Polres,” jelasnya.

Menurutnya, tindaklanjut sebuah kasus bisa ditangani Polda salah satunya dengan mempertimbangkan kapasitas sebuah perkara apakah akan jadi sorotan publik atau kasus menonjol, subjek pelapor atau yang dilaporkan dan objek peristiwa yang dilaporkan.

“Prosesnya (kasus pelaporan carrine) sudah dilakukan penyelidikan, pemeriksaan saksi-saksi dan sekarang tinggal menunggu jadwal gelar dari Polda Jatim,” pungkasnya. [lus/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar